Tag: Umum

Delegasi FK UNAIR Juara Umum dalam Olimpiade Kedokteran Regional (RMO) Tahun 2022Delegasi FK UNAIR Juara Umum dalam Olimpiade Kedokteran Regional (RMO) Tahun 2022

Kabar membanggakan datang dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR). Delegasi mahasiswanya yang dikirim dalam olimpiade kedokteran regional atau Regional Medical Olympiad (RMO) 2022 yang diselenggarakan di Ambon, Maluku mendapatkan gelar juara umum. 12 orang yang terbagi menjadi enam tim ini berhasil membawa pulang dua medali emas dan tiga medali perak.

Salah satu peraih medali emas dari cabang digestif, Chaesaroy Afif Wibowo menjelaskan, kemenangannya ini merupakan hadiah atas usaha tim. Juga tak lepas dari bimbingan dosen pembimbing serta kakak tingkat yang sejak awal mendampingi persiapan olimpiade.

“Namun sebenarnya kami dari FK UNAIR juga tidak menyangka mendapatkan juara umum. Karena dibandingkan dengan delegasi dari universitas lain, kami persiapannya paling singkat. Hanya satu bulan kurang. Padahal mereka ada yang persiapannya sampai satu tahun,” terangnya.

Selain persiapan yang jauh lebih matang, delegasi dari fakultas kedokteran lain ini juga memenangi RMO tahun sebelumnya. Bahkan juga peraih medali emas dalam olimpiade yang sama tingkat internasional, IMO. Hal ini juga yang sempat membuat tim dari FK UNAIR ketar-ketir.

“Belum lagi kami di FK UNAIR belum mendapatkan Ujian OSCE (praktek komprehensif tentang kemampuan klinis) dan ujian SOCA ( ujian oral) sementara di FK kampus lain sudah. Tapi aku bangga dengan teman-teman. Meski sempat mental breakdown di sana, tapi masih berjuang semaksimal mungkin sampai mendapatkan posisi ini,” tambah Wakil BEM KM FK UNAIR ini.

Ia juga mengajak seluruh delegasi yang ikut agar tidak berpuas diri. Namun terus memacu semangatnya untuk berjuang di Internasional Medical Olympiad (IMO) yang akan diselenggarakan September 2022 mendatang.

RMO merupakan olimpiade kedokteran tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) bekerja sama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran (AIPKI) Wilayah 4. Pesertanya Sendiri berasal dari 32 fakultas kedokteran yang ada di Indonesia.

Melalui ajang ini, setiap peserta yang merupakan mahasiswa kedokteran beradu keterampilan, kecakapan, dan wawasan mengenai enam cabang yang dilombakan. Meliputi kardiorespiratori, muskulokeletal, urogenital, infeksi tropis, digestif dan neuro psikiatri.

Adapun pembagian tim dari FK UNAIR antara lain dari Tim kardiorespiratori ada Clonia Milla dan Yongki Welliam. Tim Muskuloskeletal ada Aileen Aisyah Maulida dan Teddy Yusuf. Kemudian Urogenital ada M. Abi Salman dan Rafly Ilham.

Selanjutnya dari Infeksi Tropis ada Garuda Nusantara P.U dan Muhammad Yasir Syafa’atulloh. Dari Tim Digestif ada Caesaroy Afif Wibowo dan Maulana Bagus Adi C dan terakhir Neuropsikiatri terdiri dari Jovanda Atha Alodia Aji dan Quinamora Estevan S. (ISM)

Penuhi Undangan Dubes, FK UNAIR Diharapkan Jadi Kampus Umum Pertama yang Kerjasama dengan MarokoPenuhi Undangan Dubes, FK UNAIR Diharapkan Jadi Kampus Umum Pertama yang Kerjasama dengan Maroko

Dekan FK UNAIR memenuhi undangan Duta Besar RI untuk Maroko dan Mauritania, Drs Hasrul Azwar, MM di kantor kedutaan, Senin, 3 Oktober 2022. Dalam pertemuan yang hangat ini, dubes menyampaikan harapannya agar FK UNAIR menjadi kampus pertama dari Indonesia yang menjalin kerjasama di bidang pendidikan di Maroko.

“FK UNAIR diharap menjadi yang pertama untuk kerjasama universitas dari Indonesia untuk ilmu pengetahuan umum dengan pendidikan di Maroko,” terang Dekan, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG(K).

Foto Bersama di KBRI Maroko

Selama ini, memang belum ada kerjasama dalam ilmu umum antara Indonesia dan Maroko. Kerjasama lebih banyak dalam ilmu keagamaan. Sehingga menjadi peluang yang baik untuk kedua negara jika dikembangkan.

“Sejauh ini juga belum ada mahasiswa dari Maroko yang belajar di FK UNAIR, bahkan di UNAIR. Begitupula sebaliknya.,” terang

Dalam pertemuan itu juga dibahas rencana kerjasama FK UNAIR dengan Fakultas Kedokteran di Maroko serta promosi mahasiswa internasional dari Maroko. Dekan juga memaparkan skema beasiswa ADS (Airlangga Development Schoolarship) yang memberi kesempatan luas bagi mahasiswa dari negara-negara berkembang untuk menempuh pendidikan master dan doktoral di UNAIR. (Ayodhia/Isma)