Tag: Tunas

Murti Pragati: Tunas Muda Diklat Gladi Puspa Nusa ke-34Murti Pragati: Tunas Muda Diklat Gladi Puspa Nusa ke-34

Pendidikan dan Pelatihan Gladi Puspa Nusa ke-34 atau biasa disingkat Diklat GPN 34 merupakan agenda kaderisasi tahunan sekaligus sebagai prasyarat bergabungnya anggota baru Kelompok Pengkaji Lingkungan Aesculap (KPLA) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR). Agenda Diklat GPN 34 dibuka untuk seluruh mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga angkatan 2020 – 2022. Dengan diadakannya Diklat GPN 34 diharapkan KPLA dapat melakukan regenerasi dan menciptakan bibit bibit baru calon tenaga medis yang siap di segala medan.

Rangkaian kegiatan Diklat GPN 34 berlangsung selama 3 bulan, terhitung sejak technical meeting pada 03 November 2022 dan diakhiri dengan upacara penutupan diklat ekstra pada 22 Januari 2023. Dalam rangkaian Diklat GPN 34 yang cukup panjang tersebut terbagi ke dalam beberapa tahapan sebagai batas batas untuk evaluasi capaian peserta.

Selama rangkaian tersebut, peserta Diklat GPN 34 diberikan pembekalan berupa pelatihan fisik dan pelatihan materi yang berkaitan dengan medis dan alam. Topik materi yang diberikan saat pelatihan antara lain, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), bebat bidai, tali temali dan tandu, transportasi, penyakit perjalanan, survival, navigasi darat, manajemen perjalanan, ESAR, kepemimpinan, pengenalan KPLA, dan pengenalan PTBMMKI. Pemberian materi dilakukan oleh alumni-alumni dari KPLA FK Universitas Airlangga yang memiliki kompetensi pada bidang materi yang dibawakan. Kurikulum materi yang diberikan pada agenda Diklat GPN 34 merupakan kurikulum yang telah disesuaikan dengan standar kurikulum dari Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia (PTBMMKI). Pada latihan fisik, seluruh peserta diklat menjalankan latihan fisik pada setiap pertemuan dengan porsi fisik yang sudah disusun oleh panitia.

Pemberian materi serta porsi latihan fisik kepada peserta Diklat GPN 34 bertujuan untuk membentuk seorang anggota tim bantuan medis yang siap di segala medan. Kedua aspek tersebut, kemampuan materi dan kemampuan fisik, tidak dapat terpisahkan sebagai modal utama untuk menjadi seorang tenaga medis. Tidak hanya itu, peserta diklat juga diberikan penanaman filosofi KPLA FK Universitas Airlangga, yaitu brotherhood, teamwork, never give up, dan one goal. Keempat filosofi tersebut merupakan fondasi dasar bagi seluruh peserta dalam menjadi calon anggota KPLA FK Universitas Airlangga.

Dengan banyaknya materi dan latihan yang harus dijalani serta dalam waktu yang cukup panjang, tentu bukan hal yang mudah dalam menjalani rangkaian Diklat GPN 34. Berbagai tantangan dan rintangan harus dilalui setiap harinya. Meskipun begitu, hal tersebut tidak menyurutkan semangat peserta Diklat GPN 34 untuk menjadi bagian dari keluarga besar KPLA FK Universitas Airlangga. Antusiasme tersebut bahkan sudah terlihat sejak pemaparan organisasi mahasiswa dan open recruitment KPLA. Bentuk antusiasme tersebut dapat terlihat dari sebaran peserta Diklat GPN 34 yang sangat heterogen dan memiliki asal serta motivasi yang beragam.

Semangat serta antusiasme tersebut terus berlanjut hingga rangkaian– rangkaian selanjutnya pada Diklat GPN 34. Peserta Diklat GPN 34 yang semula heterogen dan memiliki karakter yang beragam, seiring berjalannya agenda diklat dapat menjadi satu kesatuan dan menjadi sebuah keluarga baru.

Pada akhir rangkaian Diklat GPN 34, peserta yang berhasil lulus menjalani seluruh rangkaian Diklat akan mendapatkan sebuah scarf berwarna biru – kuning, warna kebanggaan KPLA FK Universitas Airlangga. Tidak hanya itu, mereka dengan resmi telah menjadi bagian dari KPLA FK Universitas Airlangga dan mendapatkan nama GPN, yaitu Murti Pragati (GPN 34) yang memiliki arti kebaikan yang berlanjut. Semoga dengan ini, Murti Pragati dapat terus menebarkan kebaikan-kebaikan di KPLA FK Universitas Airlangga. KPLA! WAR!

Penulis: Muhammad Andika Rifqi (Kedokteran 2020)