Tag: ASTHMALYMPIC

Mahasiswa FK UNAIR Berhasil Meraih Juara ASTHMALYMPIC –Mahasiswa FK UNAIR Berhasil Meraih Juara ASTHMALYMPIC –

Asthmalympic merupakan suatu lomba akademik berupa olimpiade yang rutin diadakan setiap tahunnya oleh departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Ajang lomba ini menjadi wadah bagi mahasiswa baik pre-klinik maupun klinik untuk belajar lebih dalam terkait penyakit asma. Asthmalympic diadakan dalam rangka menyambut hari Asma se-dunia yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Tahun ini, hari peringatan asma global mengusung tema “Asthma Care for All” yang mengisyaratkan bahwa semua orang dengan asma seharusnya mendapatkan pengobatan yang tepat.

Oleh karena itu, dengan diadakannya acara ini,harapannya mampu meningkatkan kualitas para tenaga kesehatan dalam merawat pasien asma. Rangkaian acara ini terbagi menjadi 3 kegiatan, yakni Babak Penyisihan Asthmalympic pada tanggal 31 Mei 2023, Webinar Asthma Day 2023 pada tanggal 2 Juni 2023, dan Babak Semifinal dan Final Asthmalympic pada tanggal 3 Juni 2023. Lomba ini diikuti oleh 25 tim dari berbagai Fakultas Kedokteran dan Peserta dari puskesmas se-kota Malang yang telah mendaftar.

Seluruh tim mempersiapkan diri sebelum hari-H lomba babak penyisihan. Kami bersyukur karena sebelum lomba kami telah mendapatkan bimbingan dari berbagai dokter spesialis paru, di antaranya dr. Arief Bakhtiar, Sp.P, Alfian Nur Rosyid, dr., Sp.P(K), FAPSR, FCCP, dr. , dr. Farah Fatmawati, Sp.P, dr. Dwi Wahyu Indrawanto, Sp.P, FAPSR, serta dokter-dokter lain. Pada babak penyisihan, kegiatan ini diikuti oleh 6 tim dari Universitas Airlangga.

Babak penyisihan dilaksanakan secara online via Zoom Meeting. Pada babak ini, peserta diwajibkan untuk menjawab 50 soal MCQ terkait asma yang telah mereka pelajari sebelumnya. Tentunya soal-soal yang dibuat panitia telah disusun sedemikian rupa sesuai dengan bahan ajar tatalaksana Asma yang telah ditetapkan secara nasional maupun internasional, yakni menggunakan Panduan Asma oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia  (PDPI) dan Global Initiative for Asthma (GINA).

Babak penyisihan berlangsung dengan sangat sengit. Hal ini tampak dari skor akhir dari tiap tim yang hanya terpaut beberapa poin saja. Saat pengumuman hasil babak penyisihan disampaikan, kami sangat bersyukur karena 3 dari 6 tim UNAIR lolos ke tahap selanjutnya, yakni Tim Salbutamol (Andrew William, Khafiyah Hikmah Rahmadhani, Ikhsan Rifai Darmawan), Tim Symbicort (Yongki Welliam, Clonia Milla, Shisilia Mitra Novita), dan Tim Tim (Caesaroy Arif Wibowo,Rafly Ilham Rasyidi Wibowo, Teddy Yusuf). Tiga tim tersebutlah yang kemudian akan bertanding di babak semifinal berhadapan dengan 2 tim dari instansi lain.  

Babak semifinal dan final diadakan pada 3 Juni 2023 berlokasi di RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Ketiga tim berangkat dari kampus menggunakan mobil pribadi dengan bimbingan dari dokter Wahyu. Babak semifinal berlangsung sengit antar 5 tim yang bertanding. Pada babak ini, lomba diadakan dengan sistem cerdas cermat yang terbagi menjadi 2 babak, yakni babak soal wajib dan soal rebutan. Seiring dengan peringatan hari Asma, soal-soal yang disajikan dalam lomba ini juga menguak beberapa hal unik terkait asma, salah satunya adalah senam asma. Senam asma merupakan rangkaian gerakan senam yang dibuat untuk pasien asma dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan respirasi penderita. Tentunya hal ini menjadi baru bagi kami karena kami belum pernah mempelajari hal ini sebelumnya.

Pengetahuan terkait asma juga sempat diberikan melalui Webinar asma yang diberikan pada tanggal 2 Juni kemarin. Kami mendapatkan begitu banyak ilmu yang belum pernah kami dapatkan sebelumnya. Pada babak semifinal ini, 2 tim dari UNAIR (Tim Symbicort dan Tim Salbutamol) berhasil untuk melaju ke babak berikutnya bersama 1 tim lain dari RS Lavalette. Pada babak final, sistem lomba hampir mirip dengan babak sebelumnya, dengan ditambah babak soal kasus. Babak ini berlangsung seru, karena ketiga tim saling berkejaran poin.

Hingga babak ini selesai, kami,Tim UNAIR, berhasil untuk mendapatkan 3 predikat juara, yakni Juara 1 (Yongki Welliam, Clonia Milla, Shisilia Mitra Novita), Juara 2 (Andrew William, Khafiyah Hikmah Rahmadhani, Ikhsan Rifai Darmawan), dan Juara Harapan 1 (Caesaroy Arif Wibowo,Rafly Ilham Rasyidi Wibowo, Teddy Yusuf). Masing-masing juara mendapatkan hadiah berupa tropi, uang tunai, serta medali.

Kami sangat bersyukur karena di tengah kesibukan perkuliahan dan dokter muda, kami masih bisa menyempatkan waktu untuk belajar untuk persiapan lomba ini. Kami sangat berharap bahwa ilmu yang telah kami terima dari dosen-dosen kami, dapat menjadi bekal bagi kami untuk menjadi calon tenaga kesehatan yang lebih berkompeten. Dengan adanya ajang seperti ini, mahasiswa juga mampu menguji seberapa jauh dirinya dalam mempelajari suatu materi. Tentunya prestasi yang kami dapat tidak hanya berlalu begitu saja, tetapi kami berharap akan memberikan motiavasi dan semangat bagi teman-teman sejawat untuk belajar lebih tekun lagi.