Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Cabang Surabaya Gelar Penyuluhan Kesehatan “Memahami Parkinson”

Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Cabang Surabaya Gelar Penyuluhan Kesehatan “Memahami Parkinson” post thumbnail image


Penyuluhan kesehatan tentang “Memahami Parkinson” pada hari Senin (11/4/2022) siang di poli neurologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya.

Penyuluhan kesehatan ini dilakukan dalam rangka  memperingati hari Parkinson yang jatuh tiap tanggal 11 April, di mana tanggal 11 April ini merupakan hari lahir penemu Dr. James Parkinson (1817) sebagai penemu Parkinson. Penyuluhan kesehatan “Memahami Parkinson” ini dihadiri 34 orang terdiri dari pasien, pengantar pasien yang berobat ke poli neurologi dan beberapa anggota Perdossi Cabang Surabaya.

dr. Priya Nugraha, Sp.N (K), salah satu dosen FK UNAIR, narasumber penyuluhan sekaligus ketua panitia hari Parkinson, menyampaikan secara sederhana mengenai definisi, faktor resiko, gejala serta pengobatan penyakit Parkinson. Disampaikan oleh dr. Priya bahwa parkinson merupakan penyakit gangguan saraf yang ditandai dengan tremor, kaku, berkurangnya kecepatan gerakan, serta ketidakstabilan postur tubuh.

Ciri-ciri lain Parkinson bisa berupa tulisan tangan yang mengecil, bicara menjadi terganggu dan monoton, dan sikap tubuh yang bungkuk. Obat-obatan Parkinson saat ini dapat mengurangi gejala tetapi tidak menghentikan proses penyakitnya yang semakin lama akan semakin memberat. Tujuan pengobatan Parkinson adalah agar penderitanya dapat beraktivitas secara mandiri sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.

Penyuluhan kesehatan semakin aktif dan menarik saat memasuki sesi tanya jawab. Peserta penyuluhan terlihat antusias saat mendengarkan pemaparan materi oleh narasumber. Banyak pertanyaan oleh peserta penyuluhan seperti apakah ciri awal Parkinson yang bisa dikenali oleh orang awam, apakah Parkinson bisa sembuh, dan sampai kapan harus meminum obat. Penyuluhan kesehatan “Memahami Parkinson” membantu masyarakat memahami tentang Parkinson. Harapannya kesadaran dan kepedulian kita bersama terhadap Penyakit Parkinson menjadi meningkat.

Ditulis oleh: dr. Athalia Anastasia Talaway/ Dr. Hanik Badriyah Hidayati, dr, SpN (K).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Murti Pragati: Tunas Muda Diklat Gladi Puspa Nusa ke-34Murti Pragati: Tunas Muda Diklat Gladi Puspa Nusa ke-34

Pendidikan dan Pelatihan Gladi Puspa Nusa ke-34 atau biasa disingkat Diklat GPN 34 merupakan agenda kaderisasi tahunan sekaligus sebagai prasyarat bergabungnya anggota baru Kelompok Pengkaji Lingkungan Aesculap (KPLA) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR). Agenda Diklat GPN 34 dibuka untuk seluruh mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga angkatan 2020 –

Pos Binaan Terpadu (POSBINDU) Penyuluhan Hipertensi, Kolaborasi Dokter Muda FK UNAIR dan Puskesmas Ngagel Rejo –Pos Binaan Terpadu (POSBINDU) Penyuluhan Hipertensi, Kolaborasi Dokter Muda FK UNAIR dan Puskesmas Ngagel Rejo –

Pada hari Jumat, 19 Mei 2023, Pukul 06.30-09.00 WIB dilakukan penyuluhan mengenai Hipertensi dengan sasaran penyuluhan ini adalah calon jamaah haji yang terdaftar di Puskesmas Ngagel Rejo. Penyuluhan dilakukan oleh dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat-Kedokteran Pencegahan (IKM-KP) Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga Dr. Sulistiawati., dr., M.Kes dan pembimbing puskesmas dr. Surya