Penyuluhan Ibu-Ibu PKK di Balai Desa

Penyuluhan Ibu-Ibu PKK di Balai Desa post thumbnail image


Pada Jumat, 29 Juli 2022, sebanyak 250 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Angkatan 2020 melakukan penyuluhan kepada sekitar 50 ibu-ibu PKK di Balai Desa Bendunganjati, Pacet, Mojokerto. Penyuluhan ini dimulai dari jam 9 hingga 11 pagi. Terdapat berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya adalah penyuluhan materi penyakit metabolik, senam hipertensi, ice breaking, dan demo masak.

Penyuluhan penyakit metabolik terdiri dari beberapa materi, yaitu hipertensi, diabetes melitus, dan obesitas. Terdapat materi tambahan juga yaitu tuberkulosis (TB) dan aplikasi E-TIBI. Setiap materi dijelaskan dengan menggunakan power point yang telah disiapkan sebelumnya oleh kakak-kakak panitia yang bertugas. Pada sesi ini, ibu-ibu PKK selaku peserta di penyuluhan tampak antusias dalam mendengarkan penjelasan dari materi yang dibawakan dan beberapa di antaranya juga sempat mencatat. Setiap sesi materi telah selesai, diberikan waktu untuk tanya jawab. Para peserta tampak aktif untuk bertanya mengenai materi yang telah disampaikan.

Selain sesi materi, panitia penyuluhan juga menyiapkan sesi lain yang dilakukan setiap kali sesi materi telah selesai supaya para peserta tidak merasa cepat bosan. Setelah sesi materi hipertensi, dilakukan senam hipertensi yang bertujuan untuk mempraktekkan materi yang telah dibawakan sebelumnya. Terdapat juga sesi ice breaking yang di mana para peserta perlu mengikuti instruksi dari panitia. Jika ada peserta yang salah, maka peserta tersebut dipersilahkan duduk hingga menyisakan 1 peserta. Adapun demo memasak yang dilaksanakan adalah memasak nasi rendah gula. Pada setiap sesi ini, para peserta juga sangat antusias dalam mengikutinya.

Kegiatan ini sangat memberikan manfaat yang besar bagi kami selaku mahasiswa yang sebelumnya belum pernah terjun langsung ke lapangan dan memberikan dampak positif kepada masyarakat. Kami belajar bagaimana cara memberikan edukasi yang benar dan berintraksi secara baik kepada masyarakat. Saat memberikan penyuluhan, kami sangat senang karena semua peserta sangat antusias untuk mengikuti semua rangkaian acara yang telah disiapkan dan memiki keinginan untuk menuntut ilmu yang tinggi. Meskipun ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, seperti jadwal kegiatan yang mundur sehingga terlalu dekat dengan waktu sholat jumat, namun harapan kedepannya acara seperti ini bisa dilaksanakan kembali dan bisa mmeberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat sekitar.

Oleh : Muhammad Busral Hana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Urgensi Periksa Hipotiroid Kongenital 2 Hari Sejak KelahiranUrgensi Periksa Hipotiroid Kongenital 2 Hari Sejak Kelahiran

Penyakit hipotiroid kongenital merupakan keadaan di mana seorang bayi yang lahir tidak memiliki kelenjar tiroid. Tidak adanya kelenjar tiroid pada anak akan sangat berdampak pada perkembangan otak yang secara langsung akan mempengaruhi produktifitas dan kemandirian masa depan anak. Disampaikan oleh Dr. Muhammad Fauzi, dr, Sp.A(K), anak yang memiliki kelainan hipotiroid

Cegah Penyebaran Hoaks di Media SosialCegah Penyebaran Hoaks di Media Sosial

Hoaks hingga saat ini masih merupakan hal yang sangat dikhawatirkan di masyarakat. Khususnya di bidang kesehatan. Karena banyak sekali informasi-informasi yang salah justru akan membahayakan jika diikuti oleh masyarakat awam. Media sosial yang awalnya diciptakan untuk mendekatkan silaturahmi antara satu dengan yang lain justru menjadi sarang penyebaran hoaks karena tidak

Peningkatan Kemampuan Mengatur Diri dan Peran sebagai Mahasiswa di Fakultas KedokteranPeningkatan Kemampuan Mengatur Diri dan Peran sebagai Mahasiswa di Fakultas Kedokteran

LKMM Pra-TD menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru dalam mengasah kemampuan berorganisasi dalam konteks kelompok. Ini memungkinkan mereka untuk melatih keterampilan pengelolaan diri dan memahami peran mereka sebagai bagian dari komunitas mahasiswa fakultas kedokteran. Alih-alih membanggakan diri sebagai mahasiswa kedokteran, sepatutnya mahasiswa kedokteran menyadari tujuan penting berada di fakultas kedokteran