Pelepasan Student Outbound FK Unair

Pelepasan Student Outbound FK Unair post thumbnail image


Jajaran Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga melepas 70 mahasiswa program Student Outbound yang diinisiasi oleh Office of International Affairs (OIA) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Kamis (30/6). Ke-70 mahasiswa itu nantinya akan menempuh studi di Malaysia, Thailand, hingga ke negeri matahari terbit, Jepang. Selain kegiatan akademik, mereka juga berkesempatan untuk mengikuti beragam kegiatan di host university dalam rangka pengembangan soft skill.

“Kalian sangat beruntung mendapatkan kesempatan ini. Jangan lupa bahwa kalian tidak hanya membawa nama baik pribadi, namun juga fakultas, universitas, dan bahkan nama baik negara Indonesia. Silahkan manfaatkan kesempatan baik ini untuk menambah relasi dan wawasan yang dapat menunjang pengembangan pendidikan di sini,” ujar Dr. Achmad Chusnu Romdhoni, dr., Sp.THT-KL(K), FICS, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Pelepasan mahasiswa berlangsung di Hall Airlangga Medical Education Center (AMEC), Kampus A UNAIR. Setelah acara pelepasan, ke-70 mahasiswa ini secara resmi akan melakukan studi full time selama tiga bulan atau part time kurang dari tiga bulan di negara tujuan masing-masing.

Annette d’Arqom, dr., M.Sc., Ph.D., selaku penanggung jawab program Student Outbound sekaligus perwakilan OIA FK Unair berharap bahwa dengan adanya program ini, mahasiswa bisa lebih terbuka wawasan keilmuannya. Dr. Annette berujar, komunikasi yang baik dengan para dosen pembimbing harus terus dikedepankan. Selain sebagai pedoman dalam menempuh studi di luar negeri, komunikasi juga penting untuk menyikapi jika ada hal-hal teknis yang dapat memengaruhi kelancaran program ini sendiri.

“Mudah-mudahan, kegiatan ini lancar. Kalian harus tetap menjaga kesehatan agar bisa menjalani setiap proses dari program ini dengan baik. Sehingga harapannya, ketika nanti kembali ke sini, mampu membagikan insight yang baru ke teman-teman yang lain,” harap Dr. Annette.

Pelepasan Student Outbound FK Unair

Wakil Dekan III FK Unair, Dr. Sulistiawati, dr., M.Kes., dalam arahannya juga berpesan agar para mahasiswa dapat menjalin kemitraan dan mulai mengambil peran sebagai person in charge (PIC) dalam rangka engagement dengan para academic peerlist di luar negeri.

“Ini (program Student Outbound, Red) juga merupakan sarana yang potensial untuk terus mendongkrak citra Unair khususnya FK di tingkat global, dan kalian sebagai Ksatria-ksatria Airlangga juga tidak boleh minder, harus confident dan menunjukkan bahwa kita sama mampunya untuk bersaing,” pungkasnya.

(TAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Unggul Dalam Rekayasa Jaringan Sel Punca, FK UNAIR Buka Prodi Spesialis 2 Orthopaedi & TraumatologiUnggul Dalam Rekayasa Jaringan Sel Punca, FK UNAIR Buka Prodi Spesialis 2 Orthopaedi & Traumatologi

Departemen Orthopaedi & Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) unggul dalam pengembangan Jaringan Sel Punca (Stem Cell). Produk ini bahkan sudah mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan dikembangkan secara masal. Menjadi satu-satunya Departemen Orthopaedi & Traumatologi di Indonesia yang menghasilkan produk medis. Dengan reputasi yang baik ini, Departemen Orthopaedi

Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK UNAIR Adakan Workshop Intervensi Nyeri Jadikan PPDS Lebih Terampil Menangani Nyeri PerioperatifDepartemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK UNAIR Adakan Workshop Intervensi Nyeri Jadikan PPDS Lebih Terampil Menangani Nyeri Perioperatif

Pemberian analgesia multimodal, yaitu pemberian obat antinyeri lebih dari satu metode untuk dapat mengurangi nyeri dengan lebih baik, saat ini sedang sangat berkembang. Antinyeri saat ini tidak hanya bisa diberikan melalui obat yang diminum dan disuntik melalui pembuluh darah, namun juga dapat diberikan langsung melalui blok saraf. Keterampilan melakukan blok

Departemen Neurologi FK Unair adakan Pengmas Cegah Stroke dengan Edukasi dan Pemeriksaan di Puskesmas MojoDepartemen Neurologi FK Unair adakan Pengmas Cegah Stroke dengan Edukasi dan Pemeriksaan di Puskesmas Mojo

Dalam rangka menyambut hari stroke sedunia, Departemen Neurologi FK Unair gercep (gerak cepat) dengan mengadakan kegiatan edukasi masyarakat di Puskesmas Mojo. Hari stroke sedunia diperingati setiap tanggal 29 Oktober untuk pengingat mengenai bahaya stroke. Stroke merupakan penyebab kematian utama di Indonesia menurut data badan kesehatan WHO yang dirilis tahun 2019.