Obgyn Jadi Prodi Pertama yang Terima PPDS Hybrid Militer

Obgyn Jadi Prodi Pertama yang Terima PPDS Hybrid Militer post thumbnail image


Program Studi Obstetri dan Ginekologi (Prodi Obgyn) jadi prodi pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) yang akan menerima mahasiswa PPDS khusus TNI. Pendaftaran sudah dibuka untuk penerimaan Juni nanti. Kuota yang disediakan untuk PPDS militer sebanyak dua orang.

Jumat (27/5) lalu, Departemen Obstetri dan Ginekologi RSPAD Gatot Soebroto melakukan kunjungan ke FK UNAIR dan Departemen/Prodi Spesialis 1 Obstetri dan Ginekologi.

Kendati masuk lewat jalur khusus, Prodi Obgyn tidak akan mengubah keketatan seleksi mahasiswanya. Mereka yang diterima adalah mereka yang memenuhi kualifikasi yang disyaratkan.

60 Persen di RSPAD, 40 Persen di RSUD Dr. Soetomo

Prodi Obgyn FK UNAIR dan departemen obgyn RSPAD Gatot Soebroto tengah berdiskusi mengenai sistem pembelajaran yang akan diterapkan nantinya. Dokter Erna menghendaki, nantinya pembelajaran 60 persen akan dijalankan di RSPAD Gatot Soebroto dan sisanya dilaksanakan di RSUD Dr. Soetomo.

“Ini masih kami diskusikan bersama. Dengan fasilitas dan SDM yang ada. Jika memungkinkan akan kami berlakukan demikian,” tambahnya.

Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG(K) menambahkan, FK UNAIR mendukung penuh program PPDS hybrid TNI ini. Apalagi ini merupakan salah satu upaya mendukung pemerataan persebaran dokter spesialis di Indonesia.

“Saya kira kalau TNI kepatuhannya terhadap institusinya tinggi dan bersedia ditempatkan di mana pun. Jadi saya optimis ini akan membantu persebaran dokter TNI di Indonesia,” tukasnya. (ISM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Dekan FK UNAIR Dilantik Jadi Ketua AIPKIDekan FK UNAIR Dilantik Jadi Ketua AIPKI

Ingin Maksimalkan AHS Demi Pemerataan Pemerataan Dokter Pemerataan dokter menjadi masalah kesehatan klasik dalam dunia kesehatan. Mendukung upaya pemerintah, ketua Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) terpilih, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG(K) ingin memaksimalkan program Academic Health System (AHS) dalam periode kepemimpinannya. Tentu dengan harapan dapat membantu mengurai