Kebidanan UNAIR Jalin Kerjasama dengan University of Nottingham

Kebidanan UNAIR Jalin Kerjasama dengan University of Nottingham post thumbnail image


Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga sebagai pelopor pendidikan kebidanan pada jenjang S1 di Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan asuhan kebidanan.

Salah satu upaya strategis yang dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan Universitas- Universitas Top 100 di Dunia.

14 November, 2022, Prodi Kebidanan mengadakan Visiting Fellow Program Midwifery, Faculty of Medicine & Health Sciences, University of Nottingham, United Kingdom.

Rangkaian acara tersebut diawali dengan kuliah tamu yang diisi oleh Dr. Louise dengan topik “Professionalism in Midwifery”.

Acara dilanjutkan dengan executive meeting untuk mendiskusikan kolaborasi di bidang penelitian, publikasi dan penulisan buku.

Sejak tahun 2016, Prodi Kebidanan sudah menjalin kerjasama dengan Universitas ini dan telah memiliki Nota Kesepahaman sejak tahun 2019. “Kerjasama kami sebelumnya di bidang penelitian dan pengembangan kurikulum,” terang Koordinator Program Studi (Kaprodi) Kebidanan FK UNAIR, Dr. Budi Prasetio, dr., Sp.OG.

Lewat pertemuan kemarin, kolaborasi Kebidanan FK UNAIR dan University of Notingham akan untuk difokuskan pada pengembangan Riset dan Jurnal internal Prodi Kebidanan. Yaitu melalui ndonesian Midwifery and Health Sciences Journal.

Tak hanya itu, pengembangan juga dalam peningkatan pelayanan dengan kegiatan Midwiferry led care. “Kami juga akan aktif mengirimkan dosen dan staf untuk melakukan exchange,” tambahnya.

Selain itu, Prodi kebidanan juga mengajak prodi pendidikan dokter, dan sejawat dari bidang onkologi untuk bekerja sama dg UoN. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pimpinan, Dekanat, shg kolaborasi ini bisa terlaksana,” tukasnya. (ISM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Mitigation and Preparedness to Face the Acute Hepatitis of Unknown Aetiology (AHUA)Mitigation and Preparedness to Face the Acute Hepatitis of Unknown Aetiology (AHUA)

Di tengah pandemi COVID-19 yang masih belum usai, masyarakat kembali harus menghadapi tantangan baru ketika pada bulan April 2022, World Health Organization (WHO) mengumumkan adanya wabah penyakit hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya yang dilaporkan di beberapa negara di dunia. Menanggapi berita tersebut, Departemen Mikrobiologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga

Kemenkes Alokasikan 2500 Beasiswa untuk Dokter Hingga PPDS –Kemenkes Alokasikan 2500 Beasiswa untuk Dokter Hingga PPDS –

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengalokasikan 2.500 beasiswa kesehatan di tahun 2023. Beasiswa ini diperuntukkan untuk pendidikan dokter, spesialis dan subspesialis, perawat spesialis, maupun fellow yang berlaku di dalam maupun luar negeri. Dan diharapkan bisa dimanfaatkan oleh kandidat peserta didik. Beasiswa ini dikucurkan dari anggaran dari Kemenkes dan LPDP dari Kementerian Keuangan.