FK UNAIR Kunjungi Dutch Foundation for Post Graduate Medical Courses in Indonesia

FK UNAIR Kunjungi Dutch Foundation for Post Graduate Medical Courses in Indonesia post thumbnail image


Setelah melakukan kunjungan ke LUMC, Universitas Leiden, Rombongan dari FK UNAIR menemui Sekretaris Jenderal Dutch Foundation for Post Graduate Medical Courses in Indonesia, Prof Frans Moll, Minggu, 25 September 2022.

Kunjungan ini membahas tentang program pembiayaan staf FK UNAIR yang akan menempuh studi lanjutan di Belanda. “Programnya di tahun 2022 ini adalah Dutch Foundation Postgraduate Academic Medical Study Exchange Grant 2022,” terang dr. M. Ayodhia Soebadi, Sp.U(K), Ph.D.

Di tahun ini, ada beberapa staf dosen yang mendapatkan pembiayaan dari program ini. Beberapa sudah ada di Belanda dan beberapa akan berangkat berangkat. Antara lain Dr Kukuh Hernugrahanto SpOT, Dr Rosa Falerina SpTHT KL, Dr Rozi Aditya Aryananda SpOG. Kemudian Dr Dana Pramudya SpPD, Dr Rheza Maulana SpU Dr Deby Sp.MK dan Peppy Sp, MK.

Kerjasama antara UNAIR dengan Dutch Foundation for Post Graduate Medical Courses in Indonesia sudah berjalan sejak tahun 1986. Kerjasama baik ini terus berlangsung hingga saat ini dan memberikan kesempatan pada dokter dari FK UNAIR untuk memperluas ilmu di negeri kincir angin. (ISM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Event of the Year (EOTY) AMSA-UNAIR 2023 Berhasil Menyelenggarakan Kegiatan Tentang Hipertensi Bersama Puluhan Lansia di Surabaya –Event of the Year (EOTY) AMSA-UNAIR 2023 Berhasil Menyelenggarakan Kegiatan Tentang Hipertensi Bersama Puluhan Lansia di Surabaya –

Event of the Year (EOTY) merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh Divisi Community-Outreach AMSA-Indonesia yang pada tahun ini mengangkat tema seputar “Hipertensi” yang akan dikolaborasikan dengan poin-poin “Penyakit Tidak Menular”. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengertian, penyebab, dan faktor risiko hipertensi, meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya hipertensi,

Turunkan Angka Kematian Ibu & Bayi, FK UNAIR Gandeng Universitas AdelaideTurunkan Angka Kematian Ibu & Bayi, FK UNAIR Gandeng Universitas Adelaide

Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Timur (Dinkes Jatim) pada tahun 2022 terdapat 499 kematian ibu dan 3172 kematian bayi. Berbagai upaya pun dilakukan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Salah satunya seperti yang dilakukan