Departemen THT-KL Kukuhkan Ahli Onkologi THT dari Malaysia jadi Adjunct Professor

Departemen THT-KL Kukuhkan Ahli Onkologi THT dari Malaysia jadi Adjunct Professor post thumbnail image


Departemen/ KSM Ilmu Kesehatan THT-KL FK UNAIR mengukuhkan adjunct professor baru, Selasa, 25 Oktober 2022. Kali ini yang digandeng adalah ahli onkologi kepala dan leher dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Prof. Dr. Mohd Razif Mohammad Yunus. Inaugurasi dilaksanakan di Aula FK UNAIR.

Melalui ini, diharapkan FK UNAIR mampu menghadapi era globalisasi dan meningkatkan kemampuan para dokter dan staf pengajar. Selain itu, untuk meningkatkan jumlah riset dan publikasi internasional.

Seperti disampaikan oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Kedokteran (FK) Unair, Dr. Ahmad Chusnu Romdhoni, dr., Sp.THT-KL(K), FICS, “Program ini memberi kesempatan bagi FK UNAIR untuk menjalin hubungan internasional dalam rangka mendukung target peningkatan publikasi internasional FK UNAIR dan menuju World Class University, oleh karena itu diperlukan dukungan international collaboration,” terangnya.

Professor Dr Mohd Razif Mohammad Yunus, seorang associate professor dan konsultan Ahli Bedah Kepala dan Leher. Iaterpilih menjadi ketua Perhimpunan Onkologi Kepala dan Leher Asia serta Perhimpunan Otorhinolaryngology Malaysia.

Ia telah menerbitkan lebih dari 60 artikel dengan 41 scopus index . Dan sering diundang sebagai ahli bedah onkologi di berbagai rumah sakit di seluruh Malaysia serta telah melatih hingga 6 fellowship di bidang ini.

Prof Razi menjabat beberapa posisi penting di bidang yang ia geluti baik di Malaysia hingga di Asia. Ia juga merupakan editor untuk berbagai Jurnal Kedokteran dan Kesehatan serta Jurnal Internasional Karsinoma Nasofaring.

“Keahlian Professor Dr Mohd Razif Mohammad Yunus di bidang onkologi bedah kepala leher dapat diajarkan ke civitas akademika Program Studi Ilmu Kesehatan THT-KL melalui acara Adjunct Profesor ini,” tukas Ketua Departemen THT KL- Dr. Muhtarum Yusuf, dr.,SpTHT-KL(K),FICS. (ISM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Seperti Ulang Tahun, Periksalah Pap Smear Setidaknya Satu Tahun SekaliSeperti Ulang Tahun, Periksalah Pap Smear Setidaknya Satu Tahun Sekali

Setiap tahun, 500.000 wanita di Indonesia terdiagnosis kanker serviks. 70 persen kejadiannya ditemukan pada stadium lanjut. Oleh karenanya, Pap Smear atau skrining awal adanya kanker serviks disarankan untuk dilakukan satu tahun sekali. Ini disampaikan oleh Dosen Patologi Anatomi FK UNAIR, dr Alphania Rahniayu, Sp.P.A(K).“Hal ini penting agar angka kejadian kanker

Webinar Class on Entrepreneurship (WCE) 2022:”Antara Mengikuti Pasar atau Menciptakan Pasar”Webinar Class on Entrepreneurship (WCE) 2022:”Antara Mengikuti Pasar atau Menciptakan Pasar”

Faculty of Medicine, Universitas Airlangga presents: Webinar Class on Entrepreneurship (WCE) 2022:“Antara Mengikuti Pasar atau Menciptakan Pasar” Saturday, December 3rd 202209.00 – 10.05 (GMT +7) via Zoom Webinar Guest Lecture: ? Dr. Heru Priyanto, dr., Sp.OG(K)Owner & Director of Oncology Hospital Solo ? Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG(K)Dean of

Penyuluhan Aplikasi E-TB oleh Mahasiswa FK UNAIR untuk Masyarakat PacetPenyuluhan Aplikasi E-TB oleh Mahasiswa FK UNAIR untuk Masyarakat Pacet

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur meluncurkan aplikasi E-TB awal tahun lalu. Ini merupakan aplikasi yang bisa didownload di smartphone untuk melakukan deteksi dini penyakit TBC. Ini menimbang angka TBC di Indonesia khususnya di Jawa Timur yang masih tinggi. Mendukung program kampus, 250 mahasiswa FK