Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK UNAIR Adakan Workshop Intervensi Nyeri Jadikan PPDS Lebih Terampil Menangani Nyeri Perioperatif

Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK UNAIR Adakan Workshop Intervensi Nyeri Jadikan PPDS Lebih Terampil Menangani Nyeri Perioperatif post thumbnail image


Pemberian analgesia multimodal, yaitu pemberian obat antinyeri lebih dari satu metode untuk dapat mengurangi nyeri dengan lebih baik, saat ini sedang sangat berkembang. Antinyeri saat ini tidak hanya bisa diberikan melalui obat yang diminum dan disuntik melalui pembuluh darah, namun juga dapat diberikan langsung melalui blok saraf. Keterampilan melakukan blok saraf perifer sangat diperlukan oleh dokter anestesi untuk dapat memberikan pelayanan antinyeri yang menyeluruh.

Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK UNAIRPada tanggal 20-21 Agustus 2022 mengadakan workshop “Interventional Procedure for Perioperative Pain Management” dimana pada workshop kali ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama yaitu kuliah mengenai Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) dan Procedure Specific Postoperative Pain Management (PROSPECT) oleh Fajar Perdhana, dr., Sp.An., KAKV KIC dilanjutkan dengan materi Anestesi Lokal dalam Anestesi dan Manajemen Nyeri serta Blok Spinal dan Epidural oleh Dr. Anna Surgean Veterini, dr., Sp.An., KIC dan Herdy Sulistyono, dr., Sp.An., KIC., KMN., PallMed. Pada sesi kedua, peserta workshop mengikuti hands-on USG yang dibagi menjadi tiga skill station yaitu Skill USG pada Head and Neck, Skill USG pada Trunk Area, dan Skill USG pada Extremity. Skill-skill tersebut langsung dibimbing oleh para ahli anestesi di bidang nyeri dan regional anestesi yaitu Dr. Christrijogo Sumartono, dr., Sp.An., KIC., dr. Soni Sunarso S., Sp.An., KMN., FIPM., dan dr. Dedi Susila Sp.An., KMN., FIPP.

Dengan diadakannya acara ini, diharapkan para PPDS dapat memberikan penanganan intervensi nyeri dengan menggunakan modalitas USG, sehingga dapat meningkatkan kualitas penanganan nyeri paska operatif. (Prananda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Beri Kuota PPDS Putra Daerah, FK UNAIR – UB Teken MoU dengan Pemkab Gresik – Sumenep –Beri Kuota PPDS Putra Daerah, FK UNAIR – UB Teken MoU dengan Pemkab Gresik – Sumenep –

Masih dalam upaya pemerataan dokter spesialis, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) kembali meneken MoU penerimaan PPDS. Yang terbaru dilaksanakan dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan Sumenep juga Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), Kamis, 30 Maret 2023. Melalui MoU ini, putra daerah yang dikirimkan oleh dua kabupaten ini akan mengambil

Upaya Internasionalisasi Dosen Kebidanan FK Unair Dalam Kegiatan 33rd International Confederation of Midwives (ICM) Triennial  Congress –Upaya Internasionalisasi Dosen Kebidanan FK Unair Dalam Kegiatan 33rd International Confederation of Midwives (ICM) Triennial  Congress –

Tanggal 10 s.d 14 Juni 2023 adalah tanggal bersejarah bagi bidan di Indonesia karena  Indonesia menjadi tuan rumah kegiatan kongres bidan dunia. Kesempatan emas tersebut digunakan oleh dosen bidan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) untuk turut serta sebagai bukti aktualisasi sebagai institusi Pendidikan kebidanan terkemuka di Indonesia bertaraf Internasional.

Dokter FK Unair Berbagi Pengetahuan tentang Brain Friendly Learning di Dokter Unair TVDokter FK Unair Berbagi Pengetahuan tentang Brain Friendly Learning di Dokter Unair TV

SURABAYA – Materi mengenai otak memang selalu memancing keingintahuan karena selalu ada teori-teori yang baru. Materi seputar ‘brain’ inilah yang diangkat dalam webinar Tanya Apa Saja Tentang Ilmu Pendidikan Kedokteran (TASTIDIKDOK) ke-15,  bersama Dr dr Hermanto Tri Joewono, SpOG(K). “Brain Friendly Learning adalah kerja otak dalam hal pembelajaran dan pendidikan.