Berendam Air Panas Setelah Gym Berpengaruh Negatif pada Kesuburan Pria

Berendam Air Panas Setelah Gym Berpengaruh Negatif pada Kesuburan Pria post thumbnail image


Berendam Air Panas setelah gym berlebihan berpengaruh negatif pada kesuburan pria. Hal ini dipaparkan oleh Dr. Dody Taruna, dr., M.Kes dalam disertasi untuk mendapatkan gelar doktornya, Senin (25/4). Landasan penelitiannya adalah saat ini tren berendam dengan air hangat setelah melakukan olahraga berat seperti gym sedang populer.

“Karena kebanyakan orang menyebutkan dampak positifnya seperti relaksasi. Kami ingin tahu, apakah ini benar memberikan kenyamanan. Setelah kami teliti, ternyata bukan memberikan kenyamanan, malah memberikan dampak negatif jangka panjang yang berkaitan dengan kesuburan organ reproduksi,” terangnya.

Dalam disertasi tersebut, Dokter Dody menggunakan 44 ekor tikus sebagai objek penelitian. Tikus tersebut terbagi menjadi empat kelompok. Kelompok kontrol (kelompok K0), kelompok yang tidak mendapatkan perlakuan olahraga tetapi mendapat paparan panas pada akhir minggu ke-4 (kelompok K1), kelompok yang mendapat intensitas tinggi perlakuan olahraga dan paparan panas pada akhir minggu ke-4 (kelompok K2), kelompok yang menerima perawatan dengan olahraga intensitas tinggi tanpa paparan panas di akhir minggu ke-4 (K3).

Terdapat perbedaan kadar HIF-1α, testosteron, TNFα pada tikus putih jantan yang terkena panas setelah olahraga dibandingkan dengan tikus putih jantan yang tidak terkena panas setelah melakukan olahraga. Sedangkan kadarnya tidak ada perbedaan yang signifikan kualitas HSP-70, SOD, MDA, dan spermatozoa.

Analisis menggunakan SEM-PLS, signifikan didapatkan hasil dari aktivitas fisik terhadap kadar TNFα (p=0,001), aktivitas fisik terhadap MDA level (p=0,043), aktivitas fisik hingga level SOD (p=0,017), dan level SOD hingga level MDA(p=0,001).

Setelah 72 jam, mencit tersebut diperiksa. Hasilnya, meskipun setelah tiga hari berlalu, dalam tubuh mencit ditemukan TNF-α yang berkeliaran. Ini lah yang secara langsung berpengaruh pada penurunan kualitas testosteron.

Jika ditarik kesimpulan dari penelitian ini, Dokter Dody menyarankan agar seorang memberikan jeda antara pemanasan satu dalam artian olahraga dengan pemanasan lain seperti berendam. Karena secara teori, pajanan panas ini mempengaruhi HSP-70 yang menyebabkan penurunan kualitas testosteron.

Uniknya, dalam penelitian ini juga ditemukan, subjek yang melakukan olahraga, kualitas testosteronnya lebih tinggi dibanding yang tidak mendapatkan perlakuan. Sehingga pesannya, olahraga yang memberikan pemanasan tubuh ini tentu boleh dilakukan. Namun dengan catatan, tidak berlebihan. Harus tetap terukur waktu kemampuan dan intensitasnya.

“Jangan karena seneng dihajar saja yang penting olahraga. Benar tubuh fit, tapi jangka panjang reproduksi terganggu kan masa depan suram,” tukasnya. (ISM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

BEM FK UNAIR Beri Edukasi Kesehatan dan Berbagi Ke 6 Panti Asuhan Sebagai Upaya Pengabdian Kepada MasyarakatBEM FK UNAIR Beri Edukasi Kesehatan dan Berbagi Ke 6 Panti Asuhan Sebagai Upaya Pengabdian Kepada Masyarakat

Sudah menjadi agenda rutin, selama bulan Ramadhan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) melakukan kegiatan pengabdianmasyarakat ke panti asuhan dan pondok pesantren di Surabaya . Tahun ini ada 6 tempat yang dikunjungi. Kunjungan dilakukan tanggal 23 hingga 25 April 2022. Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K)

Clinical Clerkship in the Cardiothoracic Surgery Department at CHU de Caen Normandie, France –Clinical Clerkship in the Cardiothoracic Surgery Department at CHU de Caen Normandie, France –

In July 2023, I had the honour of participating in a clinical clerkship in a French port city named Caen, courtesy of the esteemed International Federation of Medical Students’ Associations (IFMSA) program. This month-long educational endeavour gave me the privilege of immersing myself in the cardiothoracic surgery at the CHU

Inauguration Adjunct Profesor Prof. Hoda M. Malaty, MD, MPH, PhD, FACGInauguration Adjunct Profesor Prof. Hoda M. Malaty, MD, MPH, PhD, FACG

Faculty of Medicine Universitas Airlanggarespectfully request of your presence to attend and participatein the INAUGURATION OFProf. Hoda M. Malaty, MD, MPH, PhD, FACGfrom Baylor College of Medicine, Houston. as the adjunct professor of Universitas Airlangga, Indonesia On Wednesday, 12 October 202209.00-10.30 (GMT +7) Online via Zoom https://s.id/InaugurationProfHodaOffline at Aula FK