Hari: 30 November 2023

12 Tahun Berjalan, FK UNAIR Sharing Pengalaman Jalankan Kelas Internasional ke FK UNS12 Tahun Berjalan, FK UNAIR Sharing Pengalaman Jalankan Kelas Internasional ke FK UNS

Sudah 12 tahun kelas Internasional berjalan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR). Selama satu dekade lebih, sudah banyak dokter-dokter berwawasan global lahir dari kelas Internasional. Dengan pengalamannya yang cukup ini, FK UNAIR berbagi pengalaman menjalankan kelas internasional kepada Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS).

Dekan FK UNAIR, Prof.Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG, Subsp. F.E.R. menyampaikan, mengembangkan kelas internasional merupakan upaya strategis untuk terus memacu dalam membangun pendidikan agar berstandar Internasional.

“Bukan hanya penyampaian kuliahnya saja yang berbahasa Inggris. Namun kami harapkan standar perkuliahan dan lulusannya juga bertaraf Internasional,” terangnya saat menyambut rombongan dari UNS di Ruang Sidang A, Selasa, 7 Desember 2022.

Salah satu upayanya adalah dengan menyediakan program double degree. Di mana FK UNAIR memfasilitasi mahasiswa kelas Internasional untuk lulus dengan dua gelar sekaligus. Satu gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) dari UNAIR dan Bachelor of Medical Science.

Saat ini program double degree sudah berjalan di Universitas Melbourne Australia. Dekan tengah merumuskan untuk memperluas kampus jujukan. Beberapa yang tengah disiapkan antara lain Western Sydney University, Monash University,Australia, Thamassat University Thailand dan Management & Science University (MSU), Malaysia.

FK UNAIR sendiri terus menerus memperbaiki kualitas dari kelas Internasional. Salah satu upayanya adalah menargetkan untuk menghadirkan 50 persen dosen luar negeri sebagai pengajar di Kelas Internasional. Dosen-dosen ini diambil dari mitra professor dari kampus luar negeri (Adjunct Professor).

Koordinator Kelas Internasional, Sakina, dr., M.Si menambahkan, saat ini Kelas Internasional telah mengantongi tiga akreditasi. Antara lain akreditasi Internasional ASIIN, LAM-PT-Kes dan AUN.

“Visi misi kami sejalan dengan yang ditetapkan di Fakultas. Diharapkan berkompeten dalam bidang penyakit tropik infeksi dan pengembangan penelitian. Serta berwawasan entrepreneurship seperti yang digagas oleh dekan,” tambahnya.

Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran UNS, Paramasari Dirgahayu, dr., Ph.D. menambahkan, adanya Kelas Internasional ini mendukung upaya internasionalisasi sebuah Fakultas. Karenanya pihaknya belajar ke FK UNAIR yang memiliki pengalaman satu dekade lebih.

“Kami masih merintis Kelas Internasional ini yang dalam perjalanannya masih menghadapi beberapa kendala. Karenanya kami datang ke FK UNAIR. Belajar mulai dari dasar kebijakannya, pengelolaan SDM, proses penyelenggaraan akademis hingga outputnya,” terangnya.

Tak hanya diskusi, rombongan ini juga diajak untuk melihat sarana dan prasarana yang digunakan pembelajaran di Kelas Internasional. Mulai dari ruang kuliah, praktikum, Laboratorium Anatomi hingga Gym.

Penulis : Ismaul Choiriyah

Jelang Ujian, Blok Elektif Kedokteran Olahraga Gelar Pertandingan Basket antara Dosen dan MahasiswaJelang Ujian, Blok Elektif Kedokteran Olahraga Gelar Pertandingan Basket antara Dosen dan Mahasiswa

Pada hari Rabu, 30 November 2022 kemarin Modul Kedokteran Olahraga pada Blok Elektif Prodi S1 Kedokteran FK Unair Semester 7 mengadakan pertandingan basket yang bertempat di GOR CLS Surabaya di Kertajaya Indah. Pertandingan bertujuan untuk untuk meningkatkan keakraban antara dosen dengan mahasiswa, serta mempromosikan gaya hidup sehat yaitu aktif berolahraga kepada seluruh peserta pertandingan. Menurut Misbakhul Munir, dr., M.Kes selaku Kordinator Modul Kedokteran Olahraga, Latihan fisik (exercise) merupakan bagian dari gaya hidup sehat yang sudah jelas manfaatnya. Setiap individu diharapkan dapat melakukan olahraga (latihan fisik) intensitas sedang paling tidak 150 menit per minggu. Itulah dosis latihan yang direkomendasikan agar tetap sehat.

Pertandingan yang diinisiasi oleh Raden Argarini, dr., M.Kes., PhD selaku sekretaris Blok Elektif ini, juga diikuti oleh mahaiswa S2 IKESOR FK UNAIR, dan juga beberapa dosen serta karyawan Ilmu Faal. Fun games ini dibuka dengan doa dan foto bersama, setelah itu, peserta melakukan pemanasan yang dipimpin oleh mbak Nadya, mahasiswa S2 Ilmu Kesehatan Olahraga, yang sekaligus menjadi salah 1 wasit dalam fun games ini.

Pertandingan basket digelar per quarter, untuk pertandingan 1 tim melawan tim lain dengan durasi 10 menit untuk setiap quarternya. Terdapat 3 pasang tim yang bertanding. Sesi pertama diikuti oleh tim dosen dan tenaga kependidikan Ilmu Faal melawan mahasiswa Modul Kedokteran Olahraga. Quarter-quarter berikutnya diikuti oleh tim lain. Kegiatan ini sekaligus merupakan perpisahan sebelum para mahasiswa menempuh ujian akhir blok elektif modul kedokteran olahraga.

Lesung Si Panji sebagai misi Kepengmasan Alumni FK UNAIR 1982 dalam Penguatan Penanganan Gangguan Jiwa di LamonganLesung Si Panji sebagai misi Kepengmasan Alumni FK UNAIR 1982 dalam Penguatan Penanganan Gangguan Jiwa di Lamongan

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Alumni FK UNAIR Angkatan 1982 yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan sebagai bentuk partisipasi angkatan 1982 untuk turut menyemarakkan kegiatan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang ke 109. Kegiatan ini mempunyai misi untuk memberikan penguatan penanganan gangguan jiwa berkelanjutan di Lamongan yang diberi nama dengan Kegiatan Lesung Si Panji. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 06 – 10 September 2022.

Kegiatan ini terdapat beberapa rangakaian acara yaitu Penyuluhan kepada Masyarakat Sekitar dan Pegawai Posyandu Jiwa Mekar Sari Desa Bulutigo Kecamatan Laren yang diawali dengan senam, penyuluhan yang diberikan langsung oleh dr. Taufik Hidayat dan dr. Agung Budi S., Sp. KJ., dan pemberian bahan pokok kepada keluarga pasien di Posyandu tersebut. Kegiatan ini berlangsung meriah dan ramai karena banyak partisipan yang hadir saat itu.

Selain kegiatan tersebut, Alumni FK UNAIR 1982 juga mengadakan bazar yang dimana barang yang diperjual belikan adalah barang barang yang berasal dari produk mantan pasien pasung. Para alumni pun juga menyisir beberapa orang mantan ODDP dan menemukan satu orang mantan ODDP yang bekerja sebagai penenun

Terdapat kegiatan yang dilaksanakan yang mempunyai fungsi untuk merekatkan tali persaudaraan antar alumni dan meningkatkan kepekaan hati melalui kegiatan wisata religi.

Acara puncak dari Kegiatan Lesung Si Panji ini adalah menyisir ke beberapa wilayah yang ada di lamongan untuk menyelematkan orang dengan gangguan jiwa. Dari kegiatan tersebut menemukan 14 gelandangan psikotik di jalanan dengan kondisi memprihatinkan dengan jiwa yang tidak stabil dan tanpa identitas. Setelah menemukan ODGJ tersebut, para alumni memberikan penanganan, pemanusiaan, dan diobati di rumah sakit serta akan di bawa ke panti sosial bila telah stabil. (Mas) 

Pengabdian Masyarakat Alumni FK UNAIR 1982 _ Bakti Sosial Bedah Rumah Penderita Gangguan JiwaPengabdian Masyarakat Alumni FK UNAIR 1982 _ Bakti Sosial Bedah Rumah Penderita Gangguan Jiwa

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Alumni FK UNAIR Angkatan 1982 yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan sebagai bentuk partisipasi angkatan 1982 untuk turut menyemarakkan kegiatan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang ke 109. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu sesama manusia untuk memiliki tempat tinggal yang layak huni yang diberi nama kegiatannya adalah Bakti Sosial Bedah Rumah Penderita Gangguan Jiwa yang bekerjsama dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 17  September 2022. Kegiatan ini  dilaksanakan di Desa Mlati Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Dalam kegiatan bakti sosial ini terdapat beberapa rangkaian acara yaitu peninjauan lokasi Bakti Sosial yang berada di Desa Mlati Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Perjalanan ke lokasi ini menempuh waktu yang lama karena lokasi nya yang berada jauh dari pusat kabupaten. Kemudian sesampainya di lokasi, dilakukan pengecekan kondisi rumah atas nama Pak Juli. Rumah dari Pak Juli ini dinilai tidak layak huni karena atapnya sudah banyak yang hilang dan hampir roboh.

Sertelah pengecekan kondisi rumah, Alumni FK UNAIR 1982 melakukan koordinasi lintas sektor dan sekaligus pemberian bantuan awal dari beberapa pihak. Kemudian pada tanggal 17 September 2022, beberapa alumni yang bisa datang menuju ke lokasi untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial. Diawali di rumah bapak kepala desa untuk acara pembukanya seperti pemotongan tumpeng dan pemberian tanda terima secara simbolis. Setelah itu dilanjutkan ke rumah Pak Juli. Saat berada di sana, perwakilan alumni memberikan bantuan kepada Pak Juli dan berfoto bersama. (Mas)

Pengabdian Masyarakat Alumni FK UNAIR 1982 _ Bakti Sosial Bedah Rumah Penderita Gangguan Jiwa

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Alumni FK UNAIR Angkatan 1982 yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan sebagai bentuk partisipasi angkatan 1982 untuk turut menyemarakkan kegiatan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang ke 109. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu sesama manusia untuk memiliki tempat tinggal yang layak huni yang diberi nama kegiatannya adalah Bakti Sosial Bedah Rumah Penderita Gangguan Jiwa yang bekerjsama dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 17  September 2022. Kegiatan ini  dilaksanakan di Desa Mlati Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Dalam kegiatan bakti sosial ini terdapat beberapa rangkaian acara yaitu peninjauan lokasi Bakti Sosial yang berada di Desa Mlati Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Perjalanan ke lokasi ini menempuh waktu yang lama karena lokasi nya yang berada jauh dari pusat kabupaten. Kemudian sesampainya di lokasi, dilakukan pengecekan kondisi rumah atas nama Pak Juli. Rumah dari Pak Juli ini dinilai tidak layak huni karena atapnya sudah banyak yang hilang dan hampir roboh.

Sertelah pengecekan kondisi rumah, Alumni FK UNAIR 1982 melakukan koordinasi lintas sektor dan sekaligus pemberian bantuan awal dari beberapa pihak. Kemudian pada tanggal 17 September 2022, beberapa alumni yang bisa datang menuju ke lokasi untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial. Diawali di rumah bapak kepala desa untuk acara pembukanya seperti pemotongan tumpeng dan pemberian tanda terima secara simbolis. Setelah itu dilanjutkan ke rumah Pak Juli. Saat berada di sana, perwakilan alumni memberikan bantuan kepada Pak Juli dan berfoto bersama. (Mas)

Pengabdian Masyarakat Alumni FK UNAIR 1984 – Sehat Bersama di Desa Biting, PonorogoPengabdian Masyarakat Alumni FK UNAIR 1984 – Sehat Bersama di Desa Biting, Ponorogo

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Alumni FK UNAIR Angkatan 1984 yang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Biting sebagai bentuk partisipasi angkatan 1984 untuk turut menyemarakkan kegiatan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang ke 109. Kegiatan ini mempunyai misi untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat sekitar yang diberi nama dengan Kegiatan Sehat Bersama di Desa Biting, Ponorogo. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2022.

Kegiatan ini terdapat banyak kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan seperti pemberian bantuan sembako dan alat bantu gerak untuk pasien stroke, penyuluhan penanggulan stress, penyuluhan dan pemeriksaan hipertensi dan diabetes. Skrining katarak, dan workshop perbaikan gizi dan cegah stunting. Kegiatan ini mempunyai animo yang tinggi karena banyak masyarakat sekitar yang ikut hadir dalam setiap pelaksanaan nya. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Pemerintah Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo.

Dari kegiatan ini, terdapat surat dari Kepala Desa yang diberikan kepada Alumni FK UNAIR 2918 yang bertuliskan “Semua masyarakata di Desa Biting sangat puas atas terselenggaranga baksos dan antusias dari setiap kegiatan. Kami berharap para dokter dari FKUA 84, jike kedepannya akan mengadakan kembali semoga kami bisa bersinergi kembali. Tempat pelayanan saat sekarang nebeng atau gabung dengan ruang PAUD. Terkait masalah kesehatan yang masih belum bisa kami kami lakukan diantaranya program dari 5 pilar STBM yaitu pemilahan sampah dan pengelolaan limbah RT. Utk sarana kesehatan Gedung PONKESDES karena rusak.” (Mas)

Pengmas FKUA 1983 – Pengabdian adalah Nafas Ku di Pamekasan MaduraPengmas FKUA 1983 – Pengabdian adalah Nafas Ku di Pamekasan Madura

Kegiatan yang dilakukan oleh alumni FK Unair Angkatan 1983 yakni mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bagi warga Pamekasan, meliputi skrining kesehatan 100 lansia dan khitanan massal 100 anak.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RSU Asyifa Husada, Pemekasan, Madura  tepatnya pada Hari Sabtu & Minggu tanggal 15 hingga 16 Oktober 2022.

Sebelum dilaksanakannya kegiatan tersebut, para alumni berkumpul di lapangan setengah lingkaran FK UNAIR dan diawali dengan sambutan yang dipimpin oleh Bapak Dekan FK UNAIR yakni Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K) yang mana beliau mengatakan – “ Dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian atau bakti sosial ini, semoga bisa bermanfaat bagi sesame dan menjadi amalan baik bagi kita semua yang menjadi bekal dikemudian hari “.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai yang diharapkan, banyak sekali alumni yang turut hadir dan turut mensukseskan acara.

Direktur RSUD Dr.Soetomo yakni Dr. dr. Joni Wahyuhadi, Sp.BS juga menjadi salah satu alumni Angkatan 1983 yang turut serta dalam kegiatan ini, -“ Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, kita semua harus berbuat baik antar sesama dan memberikan dampak baik bagi sekeiling kita “.

“ Syukur Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan dengan lancar. Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran acara “ ujar salah satu dokter alumni FK UNAIR Angkatan 1983 (Mas)

Pengmas FKUA 1984 – Sehat Bersama di Pulau Gili Genting SumenepPengmas FKUA 1984 – Sehat Bersama di Pulau Gili Genting Sumenep

Para alumni FKUA 1984 telah melaksanakan 2 kegiatan Pengabdian Masyarakat. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga angkatan 1984 turut memeriahkan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang ke 109 dengan melakukan 2 kegiatan pengabdian masyarakat. Yang pertama adalah Pengabdian Masyarakat di Desa Biting Ponorogo dan yang kedua adalah Pengabdian Masyarakat di Pulau Gili Genting Sumenep bersama Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga.

Kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Pulau Gili Genting Sumenep ini dilaksanakan pada hari Minggu, 30 Oktober 2022 dengan Visi Mengarungi Samudera dalam mencapai Kesehatan Ibu dan Anak.

Rangkaian kegiatan disana ada Penyuluhan mengenai Stunting, Pelaksanaan Ibu Hamil, Pemeriksaan Kesehatan anak serta Pelatihan apabila terjadi perdarahan pada Ibu hamil. Seluruh kegiatan yang dilakukan sangat diikuti secara antusias oleh masyarakat, penutupan kegiatan kali ini juga dilakukan bagaimana cara melakukan resusitasi atau pertolongan pertama pada bayi dan balita.

Semoga seluruh kegiatan yang dilakukan memberikan banyak manfaat bagi yang membutuhkan dan dijadikan amalan baik bagi kita semua.

“ Kegiatan pengabdian masyarakat ini ini sebenarnya bukan hanya dalam rangka Dies Natalis saja tapi Insyaa Allah akan kami lakukan berkesinambungan sebagai bentuk bakti untuk negeri atas izin Allah SWT “-Ujar salah satu alumni.(Mas)

Dosen FK UNAIR Jadi Narasumber Dalam Monev Pencegahan Stunting di SidoarjoDosen FK UNAIR Jadi Narasumber Dalam Monev Pencegahan Stunting di Sidoarjo

Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR), Dr. Sulistiawati menjadi narasumber dalam monitoring dan evaluasi (monev) aksi integrasi stunting Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Selasa 6 Desember 2022.

Dokter Sulis membawakan materi mengenai upaya peningkatan kesehatan ibu dalam rangka penurunan AKI, AKB dan stunting.

“Kesehatan ibu mengambil peran penting yang mempengaruhi angka kematian ibu, angka kematian bayi serta bayi lahir stunting. Jika ibu sehat sejak hamil, maka potensi tiga permasalahan kesehatan tadi juga rendah, pun sebaliknya” ujarnya.

Kesehatan ibu ini, salah satunya didapatkan dari pemenuhan nutrisi ibu selama hamil. Ibu hamil perlu untuk memperhatikan betul asupan nutrisi. Karena selain memberikan manfaat kesehatan kepada ibu sendiri, asupan nutrisi ini juga besar dampaknya pada kesehatan bayi sejak dari kandungan.

“Jika nutrisi terpenuhi, perkembangan anak termasuk otak di dalam kandungan juga akan baik. Sehingga nanti juga lahir anak yang sehat,” tambah Wakil Dekan III FK UNAIR ini.

FK UNAIR berkomitmen dalam upaya penurunan angka stunting di Indonesia. Karena anak merupakan generasi penerus bangsa. Semakin sedikit anak lahir stunting, semakin cerah masa depan Indonesia ke depan.

“Kami aktif mengedukasi masyarakat mengenai stunting ini. Mulai lewat pengabdian masyarakat, juga bekerjasama dengan dinas kesehatan setempat seperti ini,” tukasnya.

Acara ini terselenggara atas undangan Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, dr.,M.Kes yang juga alumni Prodi Doktor Ilmu Kedokteran FK UNAIR. (ISM)

Dekan Umumkan Juara Mawapres 2022Dekan Umumkan Juara Mawapres 2022

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR), Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG, Subs. F.E.R mengumumkan juara Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) tahun 2022, Selasa, 13 Desember 2022.

Sebelum mengumumkan tiga besar, dekan memberikan selamat kepada 13 finalis yang hadir. Menang atau kalah bukanlah yang terpenting. Lebih dari itu adalah para mahasiswa mendapatkan banyak pengalaman selama proses seleksi hingga ke titik ini. 13 mahasiswa yang hadir bagi dekan adalah pemenang.

“Nama adik-adik akan dicatat dalam sejarah sebsgai finalis mawapres FK UNAIR 2022,” tambahnya.

Pemilihan mawapres menjadi ajang untuk memupuk semangat berkompetisi mahasiswa, tentunya dalam hal positif.

Dekan yang akrab disapa Prof Bus ini menyebut, dalam setiap kehidupan kompetisi selalu ada.

“Dalam memperjuangkan gagasan, program, usaha selalu ada kompetisi dan itu adalah hal wajar yang biasa ditemukan di kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Karena penting bagi mahasiswa khususnya kedokteran FK UNAIR agar memiliki jiwa petarung yang bersemangat dan kompetitif sehingga bisa menjadi pemenang.

Di hadapan 13 finalis, dekan mengumumkan tiga juara mawapres tahun 2022. Diantaranya juara 1 Roy Novri Ramadhan. I made Dwi Yudhiartana Putra Susila sebagai juara 2 dan Yongki Welliam, juara 3.

Menempati juara satu hingga tiga, tentunya ketiga mahasiswa ini memiliki prestasi yang mumpuni baik di bidang akademik maupun non akademik. Ketiganya memiliki semangat yang sama untuk mengembangkan potensinya. Mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam perkuliahan saja, namun juga aktif dalam berorganisasi, berelasi serta berkompetisi.

Seperti Roy Novri, Juara 1 Mawapres ini memiliki IPK 4.0. Tak hanya unggul dalam hal akademis, dia juga aktif berjejaring dengan mengikuti pertukaran pelajar ke berbagai negara.

“Saya percaya sebagai mahasiswa kedokteran kita mempunyai opportunity dan kesempatan lain yang bisa kita coba untuk meningkatkan value diri kita dan membuat kita lebih baik lagi,” tukas finalis Duta FK UNAIR tahun 2022 ini. (ISM)

FK UNAIR Perkenalkan Manekin Bedah Sesar, Dapat Hibah Kedai Reka untuk Produksi AwalFK UNAIR Perkenalkan Manekin Bedah Sesar, Dapat Hibah Kedai Reka untuk Produksi Awal

Kebutuhan manekin untuk latihan keterampilan calon dokter atau dokter spesialis, menjadi perhatian khusus institusi pendidikan kedokteran. Fakultas Kedokteran UNAIR menyadari ini dan terus melakukan inovasi di bidang pendidikan.

Dekan Fakultas Kedokteran UNAIR, Prof Dr Budi Santoso, dr, SpOG (K) memberi apresiasi terhadap karya sivitas akademika FK UNAIR berupa manekin bedah sesar berbahan latex silikon dengan teknik 3D printing. Karya gabungan dosen dan mahasiswa ini diperkenalkan Senin (12/12 2022) lalu dalam acara di Hotel Bumi Surabaya.

“Inovasi dan kreativitas untuk proses pembelajaran seperti ini memberi manfaat luas. Bukan hanya bagi institusi FK UNAIR, tapi juga semoga dapat dimanfaatkan institusi pendidikan kedokteran di Indonesia,” ungkap Prof Bus, panggilan akrab Dekan FK UNAIR.

Apresiasi Kedai Reka

Inovasi ini pun mendapat perhatian dari Kedai Reka (Kerja Sama Dunia Usaha dan Kreasi Reka) yang diprakarsai Kemendikbud. Dalam program Matching Fund oleh Kedai Reka, tim FK UNAIR berhasil mendapatkan dana hibah dan menggandeng PT Tekno Sains Medika.

“Dalam program ini, kami membuat 2 manekin, yang akan kami perkenalkan bagi Program Studi Obstetri Ginekologi di FK Universitas Brawijaya dan Universitas Lambung Mangkurat,” ungkap Dr Eighty Mardiyan K, dr, SpOG(K), Ketua Tim yang menginisiasi manekin ini.

Dengan manekin bedah sesar, Eighty berharap, para calon spesialis obgin (obstetri ginekologi) dapat belajar lebih baik. Karena manekin berbahan latex silikon ini memungkinkan mereka dapat melakukan irisan lapisan serupa kulit, lemak, jaringan ikat, otot hingga rahim hingga melahirkan bayi. “Tahap demi tahap penjahitan juga dapat dilakukan menyerupai pada manusia,” papar Eighty.

Bersama Dr Hermanto, dr, SpOG(K) dan anggota tim lain, dr Riska Wahyuningtyas, dr Citra Aulia dan Nur Anisah S.Keb, tim ini akan bertolak di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin pada 15 Desember mendatang. Tujuannya melakukan serah terima manekin sekaligus melakukan pelatihan.

Sebelumnya, 31 Oktober 2022, tim telah melakukan serah terima dan pelatihan bagi program studi spesialis obgin FK Universitas Brawijaya.