Hari: 23 November 2023

Dekan Resmikan Laboratorium Kebidanan –Dekan Resmikan Laboratorium Kebidanan –

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.0G, Subsp. F.E.R meresmikan Laboratorium Program Studi (Prodi) Kebidanan, Selasa, 21 Maret 2023. Laboratorium ini menempati lantai satu Kantor Departemen Ilmu Faal & Biologi Kedokteran dan menyambung ke Kantor Prodi Kebidanan. Dengan pintu masuk menghadap ke Gedung AMEC.

Laboratorium baru ini menambahkan fasilitas yang dimiliki oleh Prodi Kebidanan. Diharapkan ini bisa menunjang perkuliahan mahasiswa kebidanan. “Prodi Kebidanan FK UNAIR menjadi center of excellence di Indonesia. Semoga dengan sarana yang semakin lengkap, Prodi Kebidanan FK UNAIR semakin melesat ke depannya,” harap dekan dalam sambutannya.

Koordinator Program Studi Kebidanan, Dr. Budi Prasetyo, dr., Sp.OG, Subsp. Obginsos menambahkan, Laboratorium ini kedepannya akan dimanfaatkan sebagai sarana praktikum untuk menambah skill lab kompetensi mahasiswa kebidanan. Selain itu, juga akan dimanfaatkan sebagai ruangan ujian OSCE (Objective Structured Clinical Examination).

Semoga dengan skill lab yang baru ini kitab isa menjadi percontohan skill lab yang terstandar di Indonesia,” lanjutnya.

Didirikannya laboratorium ini merupakan hasil rekomendasi dari pelaksanaan akreditasi Prodi Kebidanan. Di mana diharapkan prodi memperluas skill lab yang sudah ada Mengimbangi jumlah mahasiswa kami yang saat ini berjumlah 500 lebih orang.

Budi berterima kasih kepada dekan dan jajarannya yang telah memberikan fasilitas ini, “Juga kepada Departemen Faal yang merelakan sebagian gedungnya untuk kami manfaatkan,” tambahnya.

Meskipun tidak begitu besar laboratorium baru ini terasa nyaman. Desainnya memanjang dengan ruangan-ruangan untuk praktek. Ruangan paling besarnya memiliki tempat tidur dan bak mandi tidur yang bisa digunakan sebagai praktik persalinan dalam air. Lab juga dilengkapi dengan ruangan-ruangan yang bisa dimanfaatkan untuk transit dosen.

Hibah Mikromanipulator IVF untuk Pembelajaran Andrologi FK UNAIR –Hibah Mikromanipulator IVF untuk Pembelajaran Andrologi FK UNAIR –

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mendapatkan hibah Mikroskop & Mikromanipulator. Salah satu alat penunjang prosedur bayi tabung ini merupakan pemberian dari Ikatan Alumni Andrologi, PT Esco Asia & PT Wadya Prima Mulia. Alat ini nantinya akan digunakan sebagai sarana penunjang pembelajaran Program Studi (Prodi) Andrologi.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.0G, Subsp. F.E.R berterima kasih kepada berbagai pihak yang menghibahkan alat IVF ini. “Mudah-mudahan dengan hibah ini bisa menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama alat ini digunakan,” ujar dekan dalam serah terima hibah alat ini di Sidang A, Selasa, 22 Maret 2023.

Kilas balik ke belakang, micromanipulator yang saat ini ditempatkan di Laboratorium Biologi Kedokteran ini masih berhubungan sejarah erat dengan dekan. Di mana pada tahun 2012 dekan sempat melakukan negosiasi mengenai alat ini. Tanpa mengetahui satu dekade kemudian dihibahkan ke FK UNAIR.

“Kami bersyukur sekali dengan hibah ini. Alatnya bagus sekali. Semoga ini bisa menjadi sarana untuk melatih skill adik-adik PPDS Andrologi,” lanjut dekan.

Ketua Departemen Biologi Kedokteran, Zakiyatul Faizal, dr., M.Kes menambahkan, dengan kehadiran alat ini diharapkan bisa menunjang PPDS Andrologi dalam meningkatkan skill. Terutama dalam prosedur bayi tabung atau IVF. Sehingga saat lulus, prosedur ini sudah dikuasai.

“Kami harapkan PPDS Ketika sudah lulus sudah menguasai sehingga tidak perlu mengikuti workshop tambahan,” ujarnya.

Ia juga berharap, dengan sarana penunjang ini juga bisa dimanfaatkan untuk peningkatan penelitian dalam bidang ilmu andrologi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Tri Bowo Hasmoro, dr., M. Biomed, Sp.And. Subps.F.E.R mewakili Alumni Andrologi FK UNAIR. Ide hibah ini berawal dari visitasi kemenkes di mana kami menyimpulkan sejawat andrology perlu memiliki alat self assessment sendiri. Semoga ini bisa dimanfaatkan dengan baik ke depannya,” tambahnya.

Melengkapi, Yawarsa Halim dari PT Wadya Bima Mulia menambahkan, pihaknya terbuka untuk melakukan perbaikan sewaktu-waktu alat dibutuhkan. (ISM)

Metastasis BEM KM FK Unair x HMPD UGM –Metastasis BEM KM FK Unair x HMPD UGM –

BEM FK Universitas Airlangga menyambut kedatangan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Gajah Mada pada Sabtu, 18 Maret 2023 di Ruang Sidang A, Kampus A, Universitas Airlangga,  Surabaya dalam rangka kunjungan kerja, Meet Up, Discuss, and Sharing with Other Institutions (METASTASIS)

Kunjungan ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan I, Dr. Achmad Chusnu Romdhoni., dr., Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onk.(K),FICS. Beliau menyambut dengan baik kunjungan dari Universitas Gajah Mada, beliau berpesan bahwa saat ini bukan saatnya Fakultas Kedokteran saling bersaing, sudah saatnya melakukan kinerja kolaboratif antar universitas. 

Pembukaan Acara METASTASIS di Aula FK UNAIR (dari kiri ke kanan Ketua HMPD UGM, Ketua BEM FK UNAIR, Wakil Dekan I FK UNAIR, Koordinator Staf Khusus Dekanat)

Adapun rangkaian dari kegiatan metastasis ini yaitu Presentasi mengenai BEM FK Unair oleh Ketua BEM KM FK Unair, M. Zulfikar Defianto, Presentasi mengenai HMPD UGM oleh ketua HMPD UGM, Chrysanta Hizkiana Simangunsong, Pemutaran Video dan Penyerahan Plakat dari masing-masing Universitas, dan Focus Grup Discussion tiap badan. Pertemuan tersebut diakhiri dengan kunjungan ke RS dr. Soetomo Surabaya, meliputi kunjungan ke IGD, interna, dan pediatri bersama Pesta Parulian dr., Sp.An.

Melalui kegiatan Metastasis ini, diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara kedua pihak, baik BEM KM FK Unair dengan HMPD UGM.

Rangkaian acara METASTASIS kunjungan ke RSUD Dr Soetomo (IGD, Interna dan Pediatri)

APAC Bioinformatics Workshop, Diharapkan Dapat Mendorong Kemajuan Penelitian Genomic di FK UnairAPAC Bioinformatics Workshop, Diharapkan Dapat Mendorong Kemajuan Penelitian Genomic di FK Unair

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga  merupakan fakultas yang terus melaju dalam melakukan riset genomik dan bioinformatik khususnya di bidang bioinformatik kedokteran. Salah satu dosen di fakultas ini, dr. Firman Setiawan, Sp.MK., Ph.D.  mendapat kesempatan untuk mengikuti The Asia-Pasific (APAC) Population-Genomics, Informatics, and Interpretation Workshop 2023 di Thailand. Diselenggarakan oleh Oxford Nanopore Technology, dan didukung oleh Satriabudi Dharma Setia Foundation. Workshop dilaksanakan di Thailand Science Park Convention CenterThe National Science and Technology Development Agency (NSTDA),  Rangsit, Bangkok, Thailand, pada tanggal 15-16 Maret 2023.

Workshop yang mengundang peserta dari para ilmuwan dan peneliti genomik  di Asia-Pasifik dan pembicara dari UK tersebut  memberikan kesempatan yang sangat baik untuk memahami permasalahan sekuensing long-read genom manusia dengan platform Oxford Nanopore Technology (ONT) dan bagaimana mengatasi berbagai permasalahan; memahami struktur data ONT dan perbedaannya dari analisis short reads; dan menyiapkan alur kerja untuk analisis variasi genetika manusia dan penyakit menular, termasuk di dalamnya adalah analisis  Single Nucleotide  Variant (SNV)/indelsCopy Number Variations (CNV) dan Short Tandem Repeat (STR), metagenomic, transcriptomes, genome Sarcov2, genome Tuberculosis dan lain-lain. Selain itu, peserta workshop mendapat kesempatan mendengarkan presentasi NIVDIA, tentang dukungan mereka dengan merancang unit pemroses grafis untuk studi genomik skala besar.  

Para peserta antusias mendengarkan penjelasan terkait dengan pengembangan penelitian berbasis genomik di Thailand

Pada hari ke-2, peserta workshop diajak berkeliling di Innovation Cluster NSTDA, salah satunya mengunjungi NSTDA Supercomputer Center (ThaiSC) dan melihat Supercomputer LANTA System. LANTA System merupakan infrastruktur penting untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Dukungan pendanaan tersebut dialokasikan dari Science, Research and Innovation Fund pada tahun 2021 untuk membangun sistem superkomputer yang menyediakan sumber daya komputasi berkinerja tinggi mutakhir untuk komunitas riset Thailand dan mendukung studi di bidang ilmu komputasi, analitik data, dan kecerdasan buatan (AI). LANTA merupakan sistem pertama di Thailand yang mengadopsi teknologi pendingin cair yang lebih hemat energi daripada sistem berpendingin udara, membawa Thailand ke era komputasi hijau. Superkomputer LANTA System siap untuk mendukung beragam penelitian di domain publik dan pribadi, berkontribusi pada inovasi di berbagai bidang termasuk kedokteran presisi, penemuan obat, prakiraan cuaca real-time berdasarkan citra satelit, desain material baru, pemodelan molekuler, keanekaragaman hayati, artificial intelligent (AI), dan analitik Big Data.

Kesempatan penting di akhir kegiatan adalah berdiskusi membangun jejaring kolaborasi dan mendapatkan manfaat dari pengalaman tim bioinformatika dari beberapa institusi di Asia-Pasific untuk nantinya dapat berkontribusi bersama pada kemajuan penelitian genomik di bidang kedokteran khususnya di Indonesia. MAN

Mahasiswa FK – AMSA Unair Adakan Pengmas Desa Binaan untuk warga RW 04 Simomulyo Baru SurabayaMahasiswa FK – AMSA Unair Adakan Pengmas Desa Binaan untuk warga RW 04 Simomulyo Baru Surabaya

Desa Binaan merupakan acara yang diselenggarakan oleh divisi Community Outreach AMSA-Unair yang merupakan bentuk pelayanan dari mahasiswa kepada masyarakat. Pada tahun ini, desa binaan yang termasuk didalamnya juga mahasiswa FK UNAIR, membawakan tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 4 kali dalam waktu yang berbeda-beda. Pada Day 1 yang diadakan Minggu, 11 Desember 2022, Kegiatan dimulai dengan pemberian materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang diberikan oleh narasumber terpercaya, yakni Dr. Purwo Sri Rejeki, dr., M.Kes. Lalu, kami melanjutkan dengan sesi FGD (Focus Group Discussion) dan diakhiri dengan sesi Medical Check Up yakni pemeriksaan kesehatan gratis berupa pemeriksaan tinggi badan, berat badan, tekanan darah, gula darah, dan asam urat.  Inovasi yang diberikan Desa Binaan kali ini yaitu merekap hasil pemeriksaan kesehatan untuk nantinya diberikan ke dokter yang akan memberi konsultasi ke warga di Day 4.

Selanjutnya pada Day 2 yang diadakan Minggu, 8 Januari 2023, Selain Medical Check Up, terdapat intervensi abate yang juga dijelaskan oleh dokter-dokter dari departemen parasitologi, ambil jentik di tiap rumah warga, dan pemberian sejumlah abate. Kegiatan ini berguna untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap jentik nyamuk. Setelah rangkaian intervensi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kegiatan dilanjutkan dengan sesi Medical Check Up.

Minggu, 26 Februari 2023 merupakan pelaksanaan kegiatan Day 3, hari dimulai dengan senam pagi bersama warga. Didampingi oleh instruktur senam, warga sangat bersemangat untuk melakukan gerakan yang menyehatkan badan. Tak hanya itu, warga juga dengan antusias membawa karya-karya dari masing-masing RW untuk mengikuti lomba daur ulang. Mulai dari bungkus minuman yang dijadikan tas dan meja, sampai plastik yang dibentuk sedemikian rupa menjadi bunga warna-warni. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi Kesehatan Keluarga oleh Dr. Widati Fatmaningrum, dr., M.Kes, Sp.GK. dan diakhiri dengan sesi Medical Check Up.

Day 4 diadakan pada Minggu, 19 Maret 2023 merupakan puncak dari kegiatan desa binaan. Pada hari itu dilaksanakan konsultasi oleh 2 Dokter, yakni dr. Abu Rizal Dwikatmono Johan dan juga dr. Yunobi Azhari.. Warga diberi kesempatan untuk melakukan konsultasi hasil Medical Check Up yang telah dilaksanakan selama Day 1-3.

Desa Binaan tahun ini berjalan sangat lancar. Desa Binaan tahun ini mampu diikuti dengan total 144 warga dari Day 1-4. Kelancaran kegiatan ini tak luput dari bantuan para panitia, sukarelawan, dan tentunya warga yang mengikuti. Besar harapan kami, kegiatan Desa Binaan selanjutnya dapat berlangsung lebih baik lagi tanpa kendala, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas, dapat menjadi wadah pengalaman yang besar bagi panitia yang mengikuti. Diharapkan juga agar pengalaman sampai evaluasi yang didapat oleh Desa Binaan tahun ini bisa menjadi bekal yang berguna untuk kegiatan Desa Binaan selanjutnya.

Penulis Berita : Luthfiana Rofhani – Vice Project Officer

Beri Kuota PPDS Putra Daerah, FK UNAIR – UB Teken MoU dengan Pemkab Gresik – Sumenep –Beri Kuota PPDS Putra Daerah, FK UNAIR – UB Teken MoU dengan Pemkab Gresik – Sumenep –

Masih dalam upaya pemerataan dokter spesialis, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) kembali meneken MoU penerimaan PPDS. Yang terbaru dilaksanakan dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan Sumenep juga Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), Kamis, 30 Maret 2023.

Melalui MoU ini, putra daerah yang dikirimkan oleh dua kabupaten ini akan mengambil studi spesialis di FK UNAIR maupun FK UB. Calon PPDS ini mendapatkan beasiswa dari Pemkab dan Dinas Kesehatan sebesar 1 Miliyar per orang. Setelah lulus mereka diwajibkan untuk mengabdi ke daerah dengan rumusan N +3, hitungan masa pendidikan ditambah tiga tahun.

Penerimaan PPDS afirmasi ini masuk dalam payung Academic Health System. Di mana Fakultas kedokteran yang memproduksi dokter bersinergi dengan pemerintah, rumah sakit, dinas kesehatan dan stakeholder lain untuk memecahkan persoalan kesehatan di Indonesia.

“Momentum ini membuktikan bahwa program AHS bukan hanya hitam diatas putih. Bukan hanya melakukan rapat-rapat saja dan memberikan kinerja yang nyata. Kami dari AHS wilayah 5 dimana FK UNAIR sebagai koordinatornya berkomitmen serius dengan adanya program yang baik ini,” ujar Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG, Subps. F.E.R dalam sambutannya di Aula FK UNAIR.

Penandatanganan Kerjasama oleh Dekan FK UNAIR dan Bupati Gresik didampingi oleh Wakil Rektor UNAIR Bidang Internasionalisasi dan Digitalisasi dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (dari kiri ke kanan : Kepala Dinkes Jawa Timur, Dekan FK UNAIR, Bupati Gresik dan Wakil Rektor UNAIR Bidang IDI)

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, S.E. menyebutkan sebagai langkah awal,pihaknya akan mengirimkan lima dokter dari Pulau Bawean untuk menempuh pendidikan dokter spesialis di FK UNAIR & UB. Setelah lulus mereka akan ditempatkan di RSUD Umar Mas’ud, Bawean.

“Beasiswa spesialis ini untuk memenuhi kebutuhan spesialis medik dasar meliputi penyakit dalam, obstetri & ginekologi, jantung, anestesi, bedah dan anak. Kami berharap melalui ini, hak kesehatan masyarakat kepulauan sama dengan masyarakat di daratan,” ujarnya.

Selama ini rumah sakit umum daerah di Gresik bertumpu pada dokter spesialis kiriman. Seperti dari provinsi selama tiga bulan dan kementerian delapan bulan masa tugas. Sehingga kekosongan dokter spesialis kerap terjadi.

Penandatanganan Kerjasama oleh Dekan FK UNAIR dan Bupati Sumenep didampingi oleh Wakil Rektor UNAIR Bidang Internasionalisasi dan Digitalisasi (dari kiri ke kanan : Dekan FK UNAIR, Bupati Sumenep dan Wakil Rektor UNAIR Bidang IDI)

Sementara itu, Sumenep memiliki 126 pulau yang masyarakatnya kesulitan mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Mereka bergelut dengan jarak tempuh yang jauh hingga tingginya biaya transportasi laut untuk sampai ke rumah sakit rujukan di daratan. Seperti masyarakat dari Masalembu yang membutuhkan 22 jam perjalanan laut untuk sampai ke rumah sakit.

“Di sini kami sampaikan apresiasi luar biasa kepada FK UNAIR yang jauh sebelum ini selalu hadir untuk masyarakat kepulauan kami melalui RS Terapung Ksatria Airlangga,” tambah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyebut.

Kendati demikian, Sumenep harus memikirkan solusi jangka panjang sehingga ada dokter spesialis yang bisa ditempatkan di rumah sakit Abuya, Kangean, pulau paling besar di Sumenep.

“Saat ini hanya ada empat dokter spesialis yang ada di rumah sakit baru kami ini. Sementara masyarakatnya 250 ribu jiwa. Karenanya kami upayakan pemenuhan spesialis sehingga rumah sakit ini bisa berjalan,” tukasnya. (ISM)

Kemenkes Alokasikan 2500 Beasiswa untuk Dokter Hingga PPDS –Kemenkes Alokasikan 2500 Beasiswa untuk Dokter Hingga PPDS –

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengalokasikan 2.500 beasiswa kesehatan di tahun 2023. Beasiswa ini diperuntukkan untuk pendidikan dokter, spesialis dan subspesialis, perawat spesialis, maupun fellow yang berlaku di dalam maupun luar negeri. Dan diharapkan bisa dimanfaatkan oleh kandidat peserta didik.

Beasiswa ini dikucurkan dari anggaran dari Kemenkes dan LPDP dari Kementerian Keuangan. Ini masuk dalam pilar kelima dalam transformasi kesehatan. Di mana salah satu pilarnya adalah transformasi Sumber Daya Manusia (SDM).

“Beasiswa ini akan ada setidaknya sampai tahun 2024 dengan kuota yang sama,”ujarnya dalam sambutan secara daring di acara MoU Fakultas Kedokteran (FK) Unair-Pemkab Gresik-Pemkab Sumenep tentang Penyediaan Beasiswa PPDS Bagi Putra Daerah, Kamis, 30 Maret 2023.

Menkes berharap, pemerintah kota maupun kabupaten bisa memanfaatkan peluang ini. Juga kepada dinas kesehatan daerah untuk segera mengajukan daftar nama penerima beasiswanya. Kemenkes akan menyetujui dengan syarat pemohon bisa diterima di universitas yang dituju.

Menkes pun mengapresiasi adanya MoU antara FK Unair dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Pemkab Sumenep sebagai upaya untuk penyediaan dokter spesialis. Ia berharap ini bisa menginspirasi kepala daerah yang lain.

“Bisa nanti kadinkes mengumpulkan kepala daerah untuk sosialisasi dan minta dua bupati ini berbagi inspirasi ke mereka. Bahwa bisa dibangun kerjasama antara perguruan tinggi kedokteran untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah dengan biayanya dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Ini menjadi penekanan menkes mengingat saat ini Jawa Timur mengalami kekurangan dokter spesialis. Dari jumlah 10.994 dokter spesialis yang dibutuhkan, saat ini Jawa Timur hanya memiliki 6.675 dokter spesialis. Artinya masih ada kekurangan sekitar 4.300 dokter spesialis.

“Artinya rasionya masih di angka 0,17 per 1000 penduduk. Sementara rasio standar menurut Bappenas adalah 0,28 per 1000 penduduk,” ujarnya.

Secara nasional produksi dokter spesialis hanya 2.700 sampai 2.900 orang per tahun. Ini tentu akan menjadi rebutan. Karenanya transformasi pendidikan dokter spesialis juga diperlukan.
Dalam kesempatan tersebut Menkes juga mengungkapkan jika 22 RSUD di Jawa Timur belum memiliki 7 dokter spesialis.

“Saya enggak enak menyebutkan nama kota/kabupatennya. Jadi masih ada 22 RSUD di Jawa Timur yang belum memiliki 7 dokter spesialis standard. Sehingga ini harus segera kita kejar supaya bisa memenuhi kebutuhan dokter spesialis,” tuturnya.

Menurut Menkes, pasca COVID-19 mereda keberadaan dokter spesialis kian dibutuhkan untuk segera menangani 5 penyakit yang paling banyak dialami masyarakat Indonesia.

“Sesudah COVID-19 mereda mulai kelihatan penyakit yang tadinya tertutup oleh kasus COVID-19.

Penyakit-penyakit yang paling banyak menelan korban jiwa masyarakat Indonesia yaitu stroke, jantung, kanker, ginjal, sama pneumonia. Oleh karena itu dokter-dokter spesialis penyakit ini harus dipastikan ada di kota/kabupaten,” tukasnya. (ISM)

FK UNAIR Berikan Santunan Pada Anak Yatim –FK UNAIR Berikan Santunan Pada Anak Yatim –

Menyemarakkan Bulan Ramadhan, Fakultas Kedokteran memberikan santunan kepada anak yatim, Sabtu, 1 April 2023 sore. Kegiatan dilakukan di gedung Graha Bik Iptekdok.

Santunan ini diikuti oleh 100 anak dari beberapa panti asuhan di Surabaya. Selain mendapatkan santunan, mereka juga diajak untuk bershalawat, menyimak pengajian dan salat magrib berjamaah dan buka bersama.

Kegiatan santunan ini dilaksanakan atas kerjasama antara FK UNAIR, organisasi keislaman Assalam dan UKMKI (Unit Kegiatan Mahasiswa Keislaman Indonesia) Surabaya dengan tema acara BREGMIN X SERUNI. Selain itu juga menggandeng Dharma Wanita FK UNAIR.

Dalam kesempatan yang sama, FK UNAIR juga mendatangkan dr. Gamal Albinsaid.M.Biomed untuk mengisi kajian keislaman.

dr. Gamal Albinsaid.M.Biomed saat mengisi kajian keislaman

Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG, Subsp. F.E.R menuturkan, lebih meriah dari tahun – tahun sebelumnya, di 2023 ini FK UNAIR menyiapkan beberapa kegiatan. Mulai dari Dokter Mengaji merupakan agenda mengaji yang diisi oleh departemen. Juga edukasi kesehatan seputar ramadhan melalui tayangan youtube DokterUNAIR TV, beberapa kegiatan sosial seperti santunan dan lain sebagainya.

“Harapan kami dengan kegiatan selama ramadhan ini meningkatkan ketaqwaan warga FK UNAIR dalam menyambut bulan ramadhan,” terangnya.

Setelah santunan dan buka bersama, kegiatan dilanjutkan dengan tarawih bersama yg diikuti civitas akademika FK UNAIR dari dosen, tenaga kependidikan, PPDS hingga mahasiswa. (ISM)

Para anak yatim yang datang ke acara kajian acara BREGMIN X SERUNI
Para anak yatim yang datang ke acara kajian acara BREGMIN X SERUNI

FK UNAIR Kembali Gelar Tarawih Berjamaah –FK UNAIR Kembali Gelar Tarawih Berjamaah –

Tarawih berjamaah menjadi agenda rutin yang dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) di bulan Ramadhan. Tahun ini, salat tarawih berjamaah FK UNAIR diselenggarakan pada Sabtu, 1 April 2023 di Gedung Graha BIK.

Tarawih kali ini lebih semarak dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa. Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U(K), dekan terdahulu juga turut hadir.

“Kita juga kembali menggunakan Grabik yang bisa menampung lebih banyak jamaah. Tahun lalu acara kami adakan di Aula karena kegiatannya hybrid,” jelas dekan FK UNAIR, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG, Subps.F.E.R.

Tahun ini, kegiatan spesial Ramadhan di FK UNAIR juga semakin banyak. Selain tarawih berjamaah juga akan ada dokter mengaji yang diisi oleh masing-masing departemen. Edukasi seputar kesehatan selama bulan puasa di DokterUNAIR TV dan santunan.

“Tadi sore di tempat yang sama juga dilakukan santunan kepada anak yatim. Menggandeng Organisasi mahasiswa Assalam dan Dharmawanita,” terang dekan.

Selain tarawih, kegiatan juga diisi dengan pengajian yang diisi oleh Mantan Menteri Pendidikan, Prof. Muhammad Nuh. Ia menyampaikan tema mengenai pentingnya wakaf sebagai amal jariyah yang tidak pernah putus. (ISM)