Hari: 13 November 2023

Dosen Bidan FK UNAIR Bersama Kader Surabaya Hebat Melakukan Penyuluhan dan Skrining TBC Anak –Dosen Bidan FK UNAIR Bersama Kader Surabaya Hebat Melakukan Penyuluhan dan Skrining TBC Anak –

Tahun 2022 Indonesia menempati ranking dua terbesar beban kasus Tuberkulosis (TBC). Kasus TBC pada anak seperti fenomena gunung es. Jika orang tua tidak peduli dan tidak mengetahui tanda gejala TBC maka anakpun ada kemungkinan tidak mendapatkan akses untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan TBC. Wahyul Anis sebagai dosen Kebidanan FK Unair secara aktif bersama GELIAT Unair dan UNICEF melakukan kegiatan dalam rangka eliminasi TBC anak khususnya di Kota Surabaya.  Upaya tersebut dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat bersama Kader Surabaya Hebat (KSH). Setelah memberikan peningkatan kapasitas pada KSH terkait TBC anak maka tindak lanjut kegiatan adalah melakukan penyuluhan dan skrining TBC anak. Kegiatan tersebut bisa dilakukan di posyandu, sekolah maupun rumah anak di Kecamatan Pabean Cantian. Kegiatan pendampingan kepada KSH yang melakukan penyuluhan dan skrining dilakukan di 4 posyandu yaitu Posyandu Wijaya Kusuma 2 Kelurahan Tanjung Perak yang dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2023, Posyandu Melati 3 Kelurahan Bongkaran tanggal 10 Mei 2023, Posyandu Cempaka Kelurahan Nyamplungan pada tanggal 11 Mei 2023 dan Posyandu Dahlia 1 Kelurahan Krembangan Selatan pada tanggal 17 Mei 2023. Hasil kegiatan skrining kemudian akan ditindaklanjuti bersama Puskesmas Perak Timur.

Penulis: Wahyul Anis (Dosen Kebidanan, FK UNAIR)

Sosialisasi TBC pada Anak Kepada Kader Surabaya Hebat Sebagai Langkah Awal Pemberdayaan Masyarakat –Sosialisasi TBC pada Anak Kepada Kader Surabaya Hebat Sebagai Langkah Awal Pemberdayaan Masyarakat –

Pada tanggal 30 Mei 2023 Wahyul Anis Dosen FK Unair bersama Tim Geliat Universitas Airlangga dan UNICEF melakukan kegiatan sosialisasi TBC anak kepada lebih dari 100 Kader Surabaya Hebat (KSH). Kegiatan dilakukan di Hotel Ibis City Center Surabaya dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Geliat Universitas Airlangga. Sebagai Penanggung Jawab Kegiatan, Wahyul Anis menjelaskan tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kapasitas KSH terkait TBC pada anak. Langkah selanjutnya setelah mengikuti sosialisasi adalah diharapkan KSH dapat memberikan edukasi dan deteksi dini TBC anak di wilayah sekitarnya sehingga diharapkan dapat meningkatkan upaya pencegahan, temuan kasus dan investigasi kontak TBC pada anak. TBC masih menjadi masalah di Indonesia. Program eliminasi TBC pada tahun 2030 menjadi dasar pelaksanaan kegiatan. Kerjasama lintas program dan linstas sektor dibutuhkan untuk bahu membahu mempercepat eliminasi TBC di Indonesia.

Penulis: Wahyul Anis

Kolaborasi Prodi Kebidanan FK UNAIR Bersama BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting –Kolaborasi Prodi Kebidanan FK UNAIR Bersama BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting –

Tanggal 17 April 2023 Prodi Kebidanan FK Unair melakukan pertemuan dengan Kepala dan jajaran BKKBN Provinsi Jawa Timur. Tujuan pertemuan adalah sebagai salah satu langkah awal kerjasama dan diskusi terkait realisasi Kerjasama. Kerjasama direncanakan dapat dilaksanakan dalam mendukung Pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu kegiatan penting dan utama yang akan direalisasikan dalam Kerjasama adalah kegiatan dalam mendukung penurunan stunting melalui pendampingan keluarga. Civitas akademika Prodi Kebidanan FK Unair siap untuk bersama BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam pendampingan keluarga. Kepala BKKBN provinsi Jawa Timur Dra. Maria Ernawati M.M. memberikan respon yang positif saat diskusi bersama. Kegiatan diskusi juga dihadiri oleh Koordinator Program Studi Dr. Budi Prasetyo,dr. Sp.O.G.,Subsp.Obginsos., dr Zekson Alpian dan tim Dosen Prodi Kebidanan FK Unair. Hasil kegiatan kemudian akan ditindaklanjuti dengan segera penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) dan rapat koordinasi tindaklanjut yang akan melibatkan BBKBN dan Dinas Kesehatan pada tingkat Kabupaten Kota.

Penulis: Wahyul Anis

Inisiasi Kerja Sama Prodi Kebidanan FK Unair bersama DP3AK Provinsi Jawa Timur untuk  Meningkatkan Peran Civitas Akademika dalam Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan KependudukanInisiasi Kerja Sama Prodi Kebidanan FK Unair bersama DP3AK Provinsi Jawa Timur untuk  Meningkatkan Peran Civitas Akademika dalam Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan Kependudukan

Tanggal 21 Juni 2023 di Ruang Rapat DP3AK Provinsi Jawa Timur, Program Studi Kebidanan FK Unair melakukan inisiasi Kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur (DP3AK Jatim) melalui pertemuan untuk mendiskusikan terkait rencana kolaborasi yang akan dilakukan. Diskusi  membahas terkait usulan draft MoU yang telah dikirimkan sebelumnya. Pada pertemuan dihadiri oleh 3 dosen Prodi Bidan bersama Perwakilan DP3AK Jawa Timur yaitu Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak yaitu Ibu One Widyawati, SKM.,M.Kes. Dalam pertemuan membahas beberapa program DP3AK sebagai salah satu peluang program kerjasama yang akan dilakukan. Ibu One juga memberikan saran agar intitusi pendidikan memiliki Satgas penanganan masalah perempuan dan anak serta memiliki perspektif gender dalam segala aspek. Peluang Kerjasama juga bisa dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan yang dilakukan DP3AK seperti Workshop Peningkatan Kapasitas Mitra dan Organisasi Kemasyarakatan dalam Pencegahan Perkawinan Anak, Kesetaraan Gender, kolaborasi dalam pencegahan anemia pada remaja, stunting dan sebagainya. Tindak lanjut pertemuan diskusi adalah review draft MoU yang telah diajukan serta berkoordinasi dengan bidang Kerjasama pemerintah daerah provinsi Jawa Timur.

Penulis: Wahyul Anis

Puluhan Mahasiswa Meriahkan Program Student Outbound di The Institute of Molecular Biosciences, Mahidol University –Puluhan Mahasiswa Meriahkan Program Student Outbound di The Institute of Molecular Biosciences, Mahidol University –

Sebanyak 20 mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) bergabung dalam program Student Outbound yang berlangsung dari 26 Juni hingga 14 Juli 2023 di The Institute of Molecular Biosciences, Mahidol University. Program ini merupakan bagian dari upaya kerjasama student mobility antara dua perguruan tinggi, yang juga menjadi wadah potensial dalam mengangkat citra Universitas Airlangga dan Fakultas Kedokteran di kancah internasional.

“Inisiatif dari Office of International Affairs, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, dalam menyelenggarakan ‘Student Outbound Program‘ ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk memperkuat kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri. Selain itu, acara ini menjadi sarana yang potensial dalam memperkuat citra Universitas Airlangga, terutama Fakultas Kedokteran, di tingkat global,” ungkap Dr. Asra Al Fauzi, S.E., M.M., dr., Sp.B.S.(K), FICS, FACS, IFAANS, selaku Ketua OIA FK Unair.

Mengusung tema “Bridging Knowledge, Embracing Diversity,” program Student Outbound kali ini menjadi ajang bagi para mahasiswa FK untuk mengembangkan kemampuan lintas budaya dan menggali ilmu pengetahuan di lingkungan akademik yang berbeda. Dalam rentang waktu dua minggu, para peserta terlibat dalam beragam kegiatan edukatif dan kegiatan sosial yang menarik.

Kegiatan edukatif dalam hal ini adalah termasuk kuliah umum oleh para akademisi terkemuka dari The Institute of Molecular Biosciences. Selain itu, pengalaman untuk melakukan riset di laboratorium dengan pendekatan yang interaktif dan praktis juga memberikan wadah bagi para mahasiswa FK Unair untuk bertukar pandangan dan pengalaman dengan sesama mahasiswa dari Mahidol University.

Annette d’Arqom, dr., M.Sc., Ph.D., selaku penanggung jawab program Student Outbound, mengungkapkan, “Selain menghadirkan kesempatan berharga dalam pengembangan ilmu kedokteran, program ini juga fokus pada pengembangan soft skill mahasiswa. Kemampuan adaptasi, kerjasama, dan kepemimpinan yang dihasilkan dari pengalaman international mobility program ini akan menjadi bekal berharga bagi karier profesional mereka di masa depan.”

Tidak hanya terbatas pada aspek akademik, program Student Outbound ini juga memberikan pengalaman budaya yang berharga bagi para mahasiswa. Melalui kunjungan ke tempat bersejarah dan kegiatan sosial, para peserta dapat lebih memahami keberagaman budaya dan tradisi setempat.

“Selama mengikuti program ini, saya merasa lebih percaya diri dalam berinteraksi dan membangun relasi dengan orang dari berbagai negara dan latar belakang. Saya juga menyadari pentingnya nilai-nilai kerjasama dan toleransi dalam lingkungan global guna peningkatan pengetahuan kami di bidang kedokteran,” kata Putu Ayunika Saraswati, salah satu peserta yang antusias.

Kerjasama dalam program seperti ini membuka peluang bagi mahasiswa FK Unair untuk meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran yang sebelumnya telah didapatkan sekaligus memperluas jaringan mereka di kancah internasional. Universitas Airlangga berharap, ke depannya, semakin banyak program serupa yang dapat memberikan manfaat bagi perkembangan akademik dan soft skill mahasiswa dalam menghadapi persaingan global. (Reporter: Aulia Fatimah Azzahra, Fotografer: Shahzad Shoukat)

Nyeri Punggung Bawah –Nyeri Punggung Bawah –

Nyeri merupakan pengalaman sensoris dan emosional yang tidak menyenangkan terkait kerusakan aktual dan potensial atau yang digambarkan oleh kerusakan itu sendiri. Menurut Dr. Hanik Badriyah Hidayati, dr. SpN, Subsp. NN-NK, dosen neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya, nyeri merupakan alasan terbanyak pasien mencari dokter (pertolongan medis).

“Nyeri sebenarnya pada awalnya memiliki peran penting sebagai pelindung tubuh dari kerusakan yang luas. Misalnya saat kaki kita menginjak bara api maka kaki kita mengenali intensitas stimulus yg berpotensi membahayakan dengan merasakan adanya panas bara api dan otomatis kaki kita akan segera melakukan gerakan mengangkat untuk melindungi tubuh dengan menghindari bara api tersebut. Hal ini tentu untuk mencegah kerusakan yang lebih luas. Ada kalanya nyeri terjadi selama berbulan-bulan dan kehilangan fungsi protektifnya, pasien menjadi terganggu aktivitas hariannya, bahkan sampai  mengalami gangguan tidur, cemas, dan depresi. Inilah yang disebut nyeri patologis, nyeri yang sudah mengganggu, yang perlu diobati” kata dr. Hanik saat menjadi narasumber platform Kesehatan Docquity, Minggu (16/7/2023).

Nyeri Punggung Bawah

Lebih lanjut, dr. Hanik yang merupakan konsultan nyeri dan nyeri kepala menjelaskan bahwa secara umum nyeri bisa terjadi di mana saja, mulai kepala, leher, bahu, lengan atas, punggung bawah, paha, pantat, lutut, kaki, dll. Nyeri pungung bawah merupakan kasus paling banyak di antara semua jenis nyeri kronik non kanker.

“Secara definisi nyeri punggung bawah adalah nyeri yang terjadi di antara bawah batas tulang rusuk dan lipatan pantat, dengan atau tanpa disertai dengan penjalaran pada tungkai (ekstrimitas bawah)”.

Diagnosis dan Pengobatan Nyeri Punggung Bawah

Nyeri punggung bawah, sambungnya, bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti: nyeri sendi facet, nyeri sendi sakro iliaka, hernia nukeus pulposus (banyak dikenal dengan istilah saraf kejepit). Infeksi dan keganasan di area vertebra (tulang punggung) juga bisa menyebabkan nyeri punggung bawah. Batu saluran kemih juga bisa menjadi penyebab nyeri punggung bawah, hal ini bisa terjadi karena nyeri bisa berupa referred pain (nyeri rujukan, yaitu nyeri yang berasal dari tempat lain)” ujar dokter yang berpraktek di Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo, RS Mitra Keluarga Satelit dan RS Wijaya Wiyung Surabaya.

Dr. Hanik lebih lanjut menambahkan bahwa dalam mendiagnosis nyeri punggung bawah tidak selalu memerlukan pemeriksaan neuroimaging (misal: foto X-ray) di hari-hari pertama pengobatan. Secara umum, 6-8 minggu pertama nyeri punggung bawah tidak memerlukan pemeriksaan X-ray, kecuali jika ditemukan adanya red flags (tanda bahaya) seperti usia <20 tahun atau >50 tahun, ditemukan adanya defisit neurologi fokal seperti kelemahan tungkai, adanya riwayat trauma seperti kecelakaan lalu lintas, riwayat penggunaan kortikosteroid jangka panjang, dll”.

Dokter spesialis saraf konsultan nyeri dan nyeri kepala itu lebih lanjut mengatakan, “Diagnosis yang berbeda  akan menentukan terapi yang berbeda. Pengobatan yang dipilih didasarkan atas diagnosis yang telah ditegakkan. Ketepatan dan kecepatan diagnosis merupakan kunci utama dalam menangani kasus nyeri punggung bawah”.

Nyeri punggung bawah, sambungnya, bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti: nyeri sendi facet, nyeri sendi sakro iliaka, hernia nukeus pulposus (banyak dikenal dengan istilah saraf kejepit). Infeksi dan keganasan di area vertebra (tulang punggung) juga bisa menyebabkan nyeri punggung bawah. Batu saluran kemih juga bisa menjadi penyebab nyeri punggung bawah, hal ini bisa terjadi karena nyeri bisa berupa referred pain (nyeri rujukan, yaitu nyeri yang berasal dari tempat lain)” ujar dokter yang berpraktek di Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo, RS Mitra Keluarga Satelit dan RS Wijaya Wiyung Surabaya.

Pada akhirnya, dr. Hanik menyebutkan bahwa, “Pasien nyeri punggung bawah diminta agar tetap aktif bergerak (senyampang mampu). Pengobatan nyeri punggung bawah secara umum memerlukan dukungan dari banyak pihak, bersifat multilmodal, dan perlu pendekatan holistik (menyeluruh). Pilihan pengobatannya mulai dari obat minum oral, pengobatan intervensi nyeri, atau pembedahan. Kerja sama dengan ahli nutrisi (mengatur pola makan untuk mendapatkan berat badan seimbang), pengobatan gangguan tidur, cemas, dan atau depresi yang dialami pasien juga diperlukan” ulas dr. Hanik.

Penulis: Hanik Badriyah Hidayati, Ahmad Nur Fikri Abror.

Departemen Patologi Anatomik FK UNAIR Buka Layanan Pap Smear Gratis Untuk Masyarakat Bangkalan –Departemen Patologi Anatomik FK UNAIR Buka Layanan Pap Smear Gratis Untuk Masyarakat Bangkalan –

Departemen Patologi Anatomik (PA) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) membuka layanan pemeriksaan Pap Smear gratis kepada masyarakat di Bangkalan, Sabtu, 21 Juli 2023. Berlokasi di Rumas Sakit Hikmah Sawi Bangkalan, kegiatan diikuti oleh 100 orang.

Papsmear merupakan metode deteksi dini kanker serviks paling akurat saat ini. Dalam kanker serviks, semakin dini kanker serviks terdeteksi, tingkat kesembuhannya pun semakin tinggi.

“Sebelum menjadi kanker serviks sebenarnya memerlukan waktu yang cukup lama. Fase ini merupakan fase pra kanker. Di mana selnya belum menjadi ganas namun sudah tidak normal. Jika dalam fase ini terdeteksi, maka kesembuhan bisa mencapai 100 persen,” ujar Ketua Departemen PA FK UNAIR, dr. Dyah Fauziah, Sp.P.A., Subsp.S.M.(K).

Karenanya, pihaknya mendorong agar perempuan yang sudah menikah untuk melakukan Pap Smear berkala satu tahun sekali. Sehingga jika ada gejala dapat segera tertangani.

“Kanker Serviks menjadi salah satu penyebab kematian tertiggi pada wanita di Indonesia. Pasalnya, 75 persen kanker leher rahim ini baru ditemukan pada stadium lanjut. Hal ini berbanding terbalik pada negara maju yang 75 persen kasusnya ditemukan pada stadium dini. Karenanya mari kita cegah dengan melakukan Pap Smear rutin,” tambahnya.

Pemeriksaan Pap Smear gratis untuk masyarakat ini dilakukan oleh dokter spesialis patologi anatomik dari FK UNAIR -RSUD Dr. Soetomo. Tidak sendiri, mereka juga dibantu oleh para tenaga kesehatan di RSUD Hikmah Sawi, Bangkalan.

Sebelumnya, pada tanggal 19 Juli 2023, nakes ini sudah diberikan penyuluhan mengenai tata laksana Pap Smear dan kanker serviks secara daring.

“Kami yakin para nakes sudah memahami prosedur Pap Smear yang benar. Penyuluhan yang kami berikan hanya untuk refresh pengetahuan saja,” imbuh Dokter Dyah.

Selain Pap Smear, peserta yang hadir juga diberikan penyuluhan mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.

Serangkaian kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat dari Departemen PA FK UNAIR untuk mendorong perempuan menjadi lebih mawas akan kesehatannya. (ISM)

Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Pap Smear Gratis untuk Masyarakat Ngoro, Mojokerto –Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Pap Smear Gratis untuk Masyarakat Ngoro, Mojokerto –

Kanker serviks menjadi salah satu penyebab kematian akibat kanker terbanyak di Indonesia. Hal ini dikarenakan 75 persen penderitanya ditemukan pada stadium lanjut. Prihatin akan hal ini, Departemen Patologi Anatomik (PA) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) menyediakan layanan pemeriksaan Pap Smear Gratis kepada 100 wanita di Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Sabtu, 29 Juli 2023.

Layanan Pap Smear gratis ini dilakukan di di RSIA Mawadah, Ngoro. Dokter spesialis PA FK UNAIR kompak untuk turun menangani langsung. Mereka juga dibantu oleh tenaga kesehatan (Nakes) di sana.

Ketua Departemen PA FK UNAIR, dr. Dyah Fauziah, Sp.P.A., Subsp.S.M(K) menjelaskan, sebelum kegiatan ini dilakukan, Para nakes ini diberikan penyuluhan tata laksana ap smear secara daring pada Selasa, 25 Juli 2023.

Selain penyuluhan, mereka juga diberikan pemaparan mengenai kanker serviks dan pentingnya deteksi dini. Harapannya, ilmu yang dimiliki bisa disebarluaskan kepada pasien RSIA Mawadah dan masyarakat lain.

Tak berhenti di situ, sebelum pemeriksaan gratis dilakukan, pasien juga diberikan penyuluhan dengan topik yang sama. Penyuluhan diberikan oleh Dr. Anny Setijo Rahaju, dr., Sp. P..A(K)

Ini tak lepas dari masih tingginya angka kanker serviks di Indonesia. Setidaknya ada 2-3 kasus kanker serviks baru per jam. Artinya setiap tahun ada 20.928 kasus baru. Ini menempatkan kanker serviks sebagai salah satu penyebab kematian wanita tertinggi di Indonesia.

Pap Smear menjadi metode deteksi dini kanker serviks paling akurat saat ini. Pap Smear mampu mendeteksi kelainan sel sejak fase awal pra kanker.

“Semakin cepat ditemukan, maka tingkat kesembuhannya juga tinggi. Jika kanker ditemukan di fase pra kanker, kesembuhan bisa sampai 100 persen,” ujarnya.

Di sinilah pentingnya Pap Smear perlu dilakukan secara rutin. Sehingga gejala kanker ini sudah bisa tertangani pada fase pra kanker.

“Berdasarkan rekomendasi dari American Cancer Society. Sebaiknya kanker dilakukan satu tahun sekali,” tambah Dyah.

Dyah mengakui, tak sedikit wanita yang enggan melakukan Pap Smear karena merasa risih. Tak mengherankan karena pemeriksaan dilakukan di daerah vital. Kendati demikian, lebih baik menahan perasaan tidak nyaman sebentar demi memastikan kesehatan yang dampaknya jangka panjang.

Pap smear dan penyuluhan kanker serviks ini merupakan rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Departemen PA FK UNAIR-RSUD Dr. Soetomo. Selain di Mojokerto, pengmas yang sama juga dilakukan di Bangkalan, Madura pada pekan sebelumnya. (ISM)

Belum Menikah, Bolehkah Pap Smear? –Belum Menikah, Bolehkah Pap Smear? –

Dokter Spesialis Patologi Anatomi (PA) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) menghimbau para perempuan untuk melakukan Pap Smear setahun sekali. Himbauan ini ditujukan untuk menekan angka kejadian kanker serviks yang tergolong masih tinggi di Indonesia.

“Anjuran Pap Smear satu tahun sekali ini mengacu pada rekomendasi dari American Cancer Society,” ujar Wakil Ketua Departemen PA, dr. Alphania Rahniayu, Sp.P.A., Subsp.D.H.B (K) saat mengisi penyuluhan mengenai Kanker Serviks dan Pap Smear untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) di RS Mawaddah Medika, Mojokerto secara daring, Selasa, 25 Juli 2023.

Pap Smear merupakan prosedur diagnosa yang paling akurat untuk mendeteksi kanker serviks. Pap smear mampu mendeteksi gejala kanker serviks sejak stadium awal bahkan dalam fase pra kanker.

“Sama halnya kanker lain, semakin awal diagnosa, maka semakin mudah disembuhkan. Sebaliknya, jika baru dideteksi saat stadium lanjut, maka risiko kematian juga tinggi,” paparnya.

Hal ini yang menyebabkan angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia yang masih tinggi. Hal ini karena 75 persen kasusnya ditemukan dalam stadium akhir.
Kendati dianjurkan, tidak semua wanita bisa melakukan pap smear. Mereka yang sudah menikah atau yang aktif melakukan hubungan seksual saja yang dianjurkan untuk pap smear rutin satu tahun sekali. Dianjurkan bagi wanita tiga tahun setelah aktif melakukan hubungan seksual dan sebaiknya dilakukan sebelum mengalami gejala apapun.

“Sementara yang belum menikah belum perlu untuk melakukan pap smear,” tambah Dr. Etty Hary Kusumastuti, Sp.P.A., Subsp.S.P.(K), FIAC dalam kesempatan yang sama.

Tak dipungkiri sebagian perempuan merasa takut atau risih karena pemeriksaan ini dilakukan di bagian vital. Namun perlu diketahui bahwa skrining ini tidak menimbulkan nyeri.

“Pemeriksaannya juga cenderung sederhana dan tidak memerlukan obat-obatan,” tambahnya.

Untuk menghindari lupa, Dokter Etty menyarankan agar Pap Smear dilakukan di momen-momen special. Misalnya saat ulang tahun, ulang tahun pernikahan, kenaikan kelas, sehabis lebaran dan lain sebagainya.

“Ini lebih mudah diingat sehingga tidak sampai terlewat lebih dari satu tahun,” terangnya.

Penyuluhan kanker serviks dan pap smear daring ini merupakan bagian dari Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Departemen PA FK UNAIR tahun 2023. Kegiatan dilanjutkan dengan layanan pap smear gratis kepada 100 pasien RS Mawaddah Medika, Mojokerto, Sabtu, 29 Juli 2023 (Ism)

Guest Lecture-Prof. Takaomi Taira; Tokyo Women’s Medical UniversityGuest Lecture-Prof. Takaomi Taira; Tokyo Women’s Medical University

[Guest Lecture-Prof. Takaomi Taira; Tokyo Women’s Medical University]
.
Pelayanan bedah saraf fungsional dengan pendekatan stereotaktik telah diperkenalkan lebih dari satu abad yang lalu. Sejak itu, aplikasi teknik bedah otak ini telah diaplikasikan sebagai modalitas terapi pada berbagai gangguan neuropsikiatri seperti Parkinson dan gangguan obsesif kompulsif. Bidang ilmu bedah saraf fungsional terus berkembang, didukung oleh perkembangan pengetahuan fungsi fokal otak menggunakan pencitraan struktur dan fungsi otak yang mutakhir dan inovasi modalitas terapi baik berbasis lesi fokal maupun neuromodulasi.
.
Dalam Guest Lecture ini (Selasa 1 Agustus 2023, 09.00, RK IUP FK Unair), Prof. Takaomi Taira MD. PhD. dari Tokyo Women’s Medical University bersama dengan Dr. Achmad Fahmi, dr., Sp. BS (K) akan memberikan update terkini tentang kemajuan teknik bedah saraf fungsional di lingkup nasional dan global.
.
Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa rumpun kesehatan, dokter muda, residen, dan staf dokter spesialis bedah saraf, kesehatan jiwa, neurologi, dan rehabilitasi medik. Selain itu, masyarakat pemerhati inovasi kesehatan juga diperkenankan untuk mengikuti kegiatan Guest Lecture ini. Karena ketersediaan tempat yang tebatas, diharapkan calon peserta mendaftar terlebih dulu melalui tautan berikut ini: bit.ly/lecture-proftaira