Hari: 11 November 2023

1st Indonesian Suicide Prevention Conference 20231st Indonesian Suicide Prevention Conference 2023

Kepada:
Yth. Prof/Doktor/dokter dan rekan sejawat

Dalam rangka memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia,

Indonesian Association for Suicide Prevention (INASP) bekerja sama dengan Departemen Ilmu Kedokteran Jiwa FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo

dengan bangga mempersembahkan

1st Indonesian Suicide Prevention Conference 2023

“Unity in Diversity : A Multistakeholder Approach to Suicide”
Symposium & General Meeting

?️ Sabtu, 9 September 2023
⏰ Pukul 08.30 – 14.00 WIB
Online melalui aplikasi Zoom

Tersedia SKP IDI

  • Pendaftaran melalui tautan : https://bit.ly/indonesiasuicidepreventionconference

Biaya pendaftaran :

  • PPDS/Dokter Muda/Mahasiswa: Rp 30.000, –
  • Dokter spesialis, dokter umum, psikolog & kategori lain : Rp50.000, –

No rekening Bank Mandiri 1420016003385 atas nama Utari Dyah Kusumawardhani

Narahubung:
dr. Popy: 081330439607
Santi: 081216400586
Website : https://www.inasp.id
Email : [email protected]

Terima kasih ??

IUP Guest Lecture-Prof. Wilco Peul-Leiden University Medical Center NLIUP Guest Lecture-Prof. Wilco Peul-Leiden University Medical Center NL

[IUP Guest Lecture-Prof. Wilco Peul-Leiden University Medical Center NL] .

Dalam * IUP Guest Lecture* ini (Jumat 18 Agustus 2023, 08.00, RK IUP FK Unair), Prof. Peul dan Dr. Muhammad Faris, dr., Sp. BS (K-Spine) akan memberikan update terkini terkait basis penanganan neurotrauma. . Kegiatan ini diselenggarakan secara hibrid, ditujukan utamanya untuk mahasiswa kedokteran dan dokter muda. RSVP: bit.ly/lecture_profpeul

Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional Mahasiswa UNAIR di Universiti Malaysia Terengganu (UMT) –Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional Mahasiswa UNAIR di Universiti Malaysia Terengganu (UMT) –

Sebelas mahasiswa program studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga beserta 25 mahasiswa dari berbagai fakultas di UNAIR mengikuti kegiatan Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional pada 31 Juli hingga 14 Agustus 2023 di Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dan Institut Biodiversiti Tropika dan Pembangunan Lestari (IBTPL) .

Kegiatan ini diinisiasi oleh World University Association for Community Development (WUACD) yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan institusi asing di seluruh dunia. Kegiatan ini bertujuan mendukung pemberdayaan komunitas melalui program-program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Kegiatan ini menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung, dan belajar dari komunitas di Terengganu. Hal ini memungkinkan pertukaran praktik budaya, yang dapat membuka wawasan mahasiswa dengan memperoleh sudut pandang yang berbeda dari masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan sikap yang toleran dan solidaritas terhadap sesama. Mahasiswa berhubungan langsung dengan berbagai komunitas dan mendapatkan pengetahuan yang belum pernah diperoleh selama pendidikan.

Belajar budidaya lebah di taman Kelulut Ayahku, Terengganu Malaysia

Kegiatan dilaksanakan di Stesen Penyelidikan Alami Kenyir (SPAK), Hulu Terengganu yang dikelola oleh IBTPL, di dalam UMT dan di berbagai komunitas di Terengganu. Mahasiswa berkunjung dan berinteraksi dengan berbagai komunitas diantaranya, komunitas panahan tradisional di Kampung Jenagor, pengusaha acar mentimun di Kampung Basong, dan Jungle School untuk suku Semaq Beri di Kampung Sungai Berua. Mahasiswa juga berinteraksi dengan anak-anak dan masyarakat desa Teratak Batu. Masyarakat Teratak Batu sedang merayakan peringatan bulan Muharam dengan membuat bubur tradisional khas Malaysia. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk memberikan edukasi pada anak-anak di desa Teratak Batu terkait tata cara hidup sehat. Edukasi disampaikan denagn cara yang interaktif dan menarik melaui media flyer dan games berhadiah.

Mahasiswa juga berkesempatan untuk mengikuti kegiatan bersih-bersih sampah pantai di Pulau Redang, berinteraksi dengan anak-anak TK dan panti asuhan, komunitas petani di bukit Kor Marang, komunitas pesisir Pantai Mengabang Telipot, komunitas di Mengabang Telong, berkunjung ke museum, dan pusat kerajinan tangan di Terengganu. Mahasiswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias dan sangat bersemangat. Sebelum mahasiswa Kembali ke Indonesia, mahasiswa mengikuti kegiatan pemaparan hasil dan penutupan yang dihadiri oleh beberapa petinggi UMT.

Berinteraksi dengan anak-anak di panti asuhan Rumah Tunas Harapan Darul Hilmi, Terengganu Malaysia

Dengan adanya program ini, mahasiswa dapat memperluas wawasan global, memperoleh pengalaman berharga, dan diharapkan dapat menjadi agent of change di dalam kehidupan bermasyarakat. Suatu pengalaman yang tidak akan terlupakan dapat belajar di UMT. Kegiatan ini depan diharapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan baik yang harmonis antara UNAIR, UMT dan masyarakat.

Mahasiswa FK yang mengikuti kegiatan BBK Internasional di UMT:

  1. Putri Ardina Maharani
  2. Avisha Fakhira
  3. Safira Prameswari Rahmi Maulidya
  4. Anugrah Eka Adiyatma
  5. Alvino Triyuangga
  6. Azhraa Qinan Pranaya
  7. Muhammad Akbar Panjinegara
  8. Amanda Pricilla Santoso
  9. Lorence Okta Firmansyah Lengkong
  10. Aqil Naufal Syahrul
  11. Dalia Sharliz Raihana

Kejar Ranking Dunia, Semangat UNAIR Sejalan Dengan Tema HUT RI Ke-78 –Kejar Ranking Dunia, Semangat UNAIR Sejalan Dengan Tema HUT RI Ke-78 –

“Terus Melaju untuk Indonesia Maju” menjadi tema HUT RI ke-78 ini. Semangat ini, sejatinya sejalan semangat Universitas Airlangga (UNAIR) yang terus memacu diri, mewujudkan kampus yang reputasinya melesat di dalam maupun luar negeri.

Satu dua tahun ke belakang, UNAIR menargetkan masuk dalam 100 besar kampus terbaik di Asia pada tahun 2025. Semangat itu terus-menerus digelorakan dengan inovasi, publikasi, dan bakti kepada masyarakat.

Itu jugalah sebabnya, saat sesi foto bersama, civitas akademika UNAIR kerap berpose mengangkat jari telunjuk. Membawa semangat dan doa agar target 100 Asia tersebut terlampaui.

Berkat ikhtiar dan kolaborasi yang solid dari Civitas Akademika UNAIR target itu terpenuhi pada November 2022, jauh lebih cepat dari perkiraan. Posisi itu diumumkan sehari sebelum Dies Natalis UNAIR ke- 68, tahun lalu.

Di Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR sendiri, pose telunjuk juga menjadi pemacu agar meraih peringkat pertama Fakultas Kedokteran terbaik di Indonesia.

Saat ini, FK UNAIR telah menempati posisi pertama sebagai kampus kedokteran terbaik di Indonesia versi Times Higher Education (THE) World University Rankings. Dengan semangat inovasi, entrepreneurship dan pengabdian masyarakat, FK UNAIR optimis untuk mengejar peringkat pertama di semua perankingan.

Menuju Dies Natalis ke-69 ini, semangat UNAIR tetap membara. Masuk dalam jajaran 345 kampus terbaik dunia dan 4 besar di Indonesia, UNAIR mendorong seluruh Civitas Akademikanya untuk terus mengabdi dan berkarya untuk kemanusiaan yang adil dan beradab.

Pun dengan FK UNAIR yang akan memasuki usia ke-109 tahun ini. FK UNAIR akan melanjutkan komitmennya untuk melahirkan dokter-dokter yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sehingga tak hanya mampu bersaing, namun juga memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Indonesia.

Departemen Anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya Ajak Santri Lebih Mengenal Tentang Pubertas pada Remaja –Departemen Anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya Ajak Santri Lebih Mengenal Tentang Pubertas pada Remaja –

Pubertas merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan dewasa, meliputi perubahan fisik, mental, dan kematangan organ seksual. Masa pubertas adalah fase yang krusial dan kompleks, yang berlangsung dalam beberapa tahapan dan dipengaruhi oleh sejumlah neuroendokrin. Pubertas pada remaja perempuan biasanya terjadi pada usia 8-13 tahun, sedangkan pada laki-laki pada usia 9-14 tahun. Banyak orang menganggap pubertas pada perempuan ditandai dengan menstruasi, dan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah. Namun sebenarnya, pubertas sudah terjadi sebelum itu, yaitu ditandai dengan pertumbuhan payudara pada anak perempuan dan pertumbuhan testis pada anak laki-laki. Anak dan orang tua perlu memahami dengan baik tahapan dan fase pubertas anak, sehingga mampu mendeteksi masalah yang terjadi pada fase pubertas.

Departemen Ilmu Kesehatan Anak Divisi Endokrinologi RSUD Dr Soetomo – FK Unair menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Alif Laam Miim Surabaya pada Minggu, 14 Mei 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa pemaparan materi mengenai pubertas pada remaja, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui dan permasalahan yang dihadapi. Pemaparan materi disampaikan oleh dr. Yuni Hisbiyah, Sp.A, MMRS dan dr. Rayi Kurnia Perrwitasari, Sp.A, M.Ked.Klin secara terpisah untuk santri perempuan dan laki-laki. Pengetahuan peserta dievaluasi melalui pretest dan posttest yang dikerjakan sebelum dan sesudah pemaparan materi. Selain itu, juga dilakukan medical checkup gratis untuk para santri meliputi pemeriksaan antropometri (tinggi badan, berat badan, lingkar pinggang, dan lingkar lengan atas). Para santri juga diminta untuk melakukan pemeriksaan fisik mandiri mengenai tanda pertumbuhan seks sekunder dengan mengisi kuisioner yang sudah disediakan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri dan guru dapat lebih memahami terkait pubertas pada remaja. Pemahaman yang baik akan pubertas pada remaja dapat membantu siswa dalam mempersiapkan seluruh  perubahan baik fisik maupun psikis selama pubertas. Peran para guru sebagai pengganti orang tua selama di pondok pesantren juga diharapkan dapat mendampingi siswa dalam menjalani masa pubertas.

Penulis: Katherine Fedoran dan Qorri ‘Aina

Dosen Departemen Anestesiologi dan Reanimasi Inisiasi Pembentukan Komunitas Kampung Nelayan Tanggap Bencana Hidrometeorologi –Dosen Departemen Anestesiologi dan Reanimasi Inisiasi Pembentukan Komunitas Kampung Nelayan Tanggap Bencana Hidrometeorologi –

Jumat (26/5/2023) siang, tim dari Universitas Airlangga melakukan pengabdian masyarakat berupa edukasi pertolongan pertama gawat darurat dan inisiasi pembentukan komunitas kampung nelayan tanggap bencana hidrometeorologi di Kampung Nelayan Kedung Cowek. Kegiatan ini diharapkan dapat memberdayakan komunitas nelayan Kedung Cowek serta menambah pengetahuan dan keterampilan tanggap bencana hidrometeorologi sehingga siap siaga dalam menghadapi bencana, terutama di ruang lingkup sekitar komunitas nelayan.

Kelurahan Kedung Cowek sendiri tidak asing lagi bagi warga surabaya karena terkenal dengan hasil laut dan olahan lautnya. Hal tersebut tidak terlepas dari keberadaan kampung nelayan di pesisir yang menghadap langsung ke selat madura. Dengan kondisi geografis tersebut, Kelurahan Kedung Cowek rentan terjadi bencana seperti banjir rob, gelombang tinggi, angin kencang, dan abrasi.

Berdasarkan informasi dari penduduk setempat, kondisi cuaca ekstrem seringkali menjadi pemicu kejadian. Pada tahun 2021, kondisi cuaca ekstrem menyebabkan banjir rob dan gelombang tinggi yang menggulung perahu nelayan di tengah laut, mengakibatkan satu orang kehilangan nyawa karena pertolongan pertama tidak segera diberikan dan penanganan yang terlambat. Kasus lainnya, seorang anak yang hampir tenggelam mendapat pertolongan yang salah dengan posisi kakinya ditarik ke atas dengan harapan untuk mengeluarkan air, meski pada akhirnya berhasil diselamatkan. Pada 10 September 2022, dilaporkan juga bahwa seorang nelayan dari Nambangan hilang dikarenakan cuaca buruk dan kabut, yang mengakibatkan nelayan tersebut kehilangan orientasi pulang. Dari kejadian-kejadian tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas Airlangga mengambil langkah berupa tidakan pelatihan pertolongan pertama gawat darurat dan inisiasi pembentukan komunitas kampung nelayan tanggap bencana hidrometeorologi.

Pelatihan pertolongan pertama gawat darurat dibawakan oleh Airi Mutiar, dr., SpAn-TI., M.Ked.Klin dari Departemen Anestesiologi dan Reanimasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR). Peserta pelatihan tidak hanya mereka yang bermatapencaharian sebagai nelayan, melainkan juga diikuti oleh istri dari nelayan-nelayan tersebut yang sehari-hari beraktivitas di daerah pesisir. Materi yang diberikan antara lain, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), bebat bidai, dan transportasi korban. Peserta pelatihan juga berkesempatan mendapatkan sesi praktek setelah pemberian materi. Praktek yang dilakukan antara lain, praktek pijat jantung/CPR, praktek pembidaian, dan praktek mengangkat tandu. Peserta pelatihan sangat antusias terutama pada saat sesi praktek karena dapat mencoba langsung media pelatihan. Di akhir pelatihan, peserta dengan praktek terbaik mendapatkan hadiah.

Setelah pemberian pelatihan selesai, dilanjutkan dengan agenda inisiasi pembentukan komunitas kampung nelayan tanggap bencana hidrometeorologi dan pembagian bantuan alat keselamatan berupa pelampung yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan dari pihak nelayan. Diharapkan dari adanya kegiatan ini, para nelayan dan masyarakat sekitar di Kampung Nelayan Kedung Cowek dapat menjadi agen perubahan tanggap bencana.

Penulis: Muhammad Andika Rifqi

Kasus Diabetes Anak Terus Meningkat, FK UNAIR Beri Penyuluhan untuk Remaja –Kasus Diabetes Anak Terus Meningkat, FK UNAIR Beri Penyuluhan untuk Remaja –

Diabetes Mellitus (DM), atau yang lebih dikenal sebagai penyakit kencing manis umumnya dikenal sebagai penyakit yang hanya diderita oleh orang tua. Namun ternyata penyakit ini juga dapat dijumpai pada usia muda, bahkan anak-anak. Angka kejadian diabetes pada anak di Indonesia naik sebanyak 70 kali lipat pada tahun 2023 dibanding tahun 2010, mencapai hingga 1645 anak. Terdapat 3jenis diabetes pada anak, yaitu antara lain: DM tipe 1, 2 dan Monogenic. Diabetes melitus tipe 1 lebih banyak dijumpai pada anak.

Akhir-akhir ini berbagai studi melaporkan peningkatan kasus DM tipe-2 pada anak. Faktor risiko yang dilaporkan antara lain obesitas, genetik, etnik, serta riwayat DM tipe-2 di keluarga. Gejala diabetes anak seringkali tidak khas, sehingga banyak pasien diabetes datang dan pertama kali terdiagnosis dalam keadaan Ketoasidosis Diabetikum (KAD)—kondisi yang ditandai dengan keadaan sesak serta kadar gula darah yang tinggi dan membahayakan nyawa.

Untuk meningkatkan pengetahuan remaja akan diabetes mellitus, Departemen Ilmu Kesehatan Anak Divisi Endokrinologi RSUD Dr. Soetomo – FK UNAIR Surabaya mengadakan acara pengabdian masyrakat bagi santri Pondok Pesantren Thursina Malang pada tanggal 18 Agustus 2023. Kegiatan ini diikuti oleh 180 santri SMP Kelas 8 dan 9. Acara dibuka dengan sambutan oleh Ustadz Rois Haqiqi M.Pd. selaku kepala sekolah SMP Thursina Malang serta Dr. dr. Nur Rochmah, Sp.A(K) selaku perwakilan dari FK UNAIR. Dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas, dan lingkar perut kepada para santri sebelum pemberian materi. Para santri yang tergolong dalam kategori overweight dan obesitas kemudian dilakukan pemeriksaan kadar gula acak kapiler. Dari 60 santri yang diperiksa gula darah, tidak ada yang menunjukkan kadar gula darah acak yang tinggi.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi tentang diabetes mellitus pada remaja oleh dr. Rayi Kurnia Perwitasari, Sp.A., M.Ked.Klin dan sesi tanya jawab dengan 3 pakar endokrin anak (Dr. dr. Nur Rochmah, Sp.A(K), dr. Yuni Hisbiyah, Sp.A, MMRS, dan dr. Rayi Kurnia Perwitasari, Sp.A., M.Ked.Klin). Tidak hanya teori, materi yang diberikan juga meliputi tips serta ajakan untuk melakukan gaya hidup sehat sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyakit diabetes mellitus. Para santri tampak antusias mendengarkan materi dan banyak mengajukan pertanyaan setelah materi selesai dipaparkan. Tingkat pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan dinilai menggunakan Pre-test dan Post-test yang dibagikan kepada para santri. Secara keseluruhan, terdapat peningkatan rata-rata nilai Pre-test dan Post-test yang menunjukkan meningkatnya pengetahuan para santri akan penyakit diabetes mellitus, terutama pada remaja.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan remaja akan penyakit diabetes mellitus. Para santri diharapkan dapat menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat guna mencegah penyakit diabetes mellitus baik pada masa remaja, maupun kelak nanti pada usia dewasa.

Penulis: Qorri ‘Aina

Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional Mahasiswa UNAIR di Universiti Malaysia Terengganu (UMT) –Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional Mahasiswa UNAIR di Universiti Malaysia Terengganu (UMT) –

Sebelas mahasiswa program studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) beserta 25 mahasiswa dari berbagai fakultas di UNAIR mengikuti kegiatan Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional pada 31 Juli hingga 14 Agustus 2023 di Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dan Institut Biodiversiti Tropika dan Pembangunan Lestari (IBTPL) . Kegiatan ini diinisiasi oleh World University Association for Community Development (WUACD) yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan institusi asing di seluruh dunia. Kegiatan ini bertujuan mendukung pemberdayaan komunitas melalui program-program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung, dan belajar dari komunitas di Terengganu. Hal ini memungkinkan pertukaran praktik budaya, yang dapat membuka wawasan mahasiswa dengan memperoleh sudut pandang yang berbeda dari masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan sikap yang toleran dan solidaritas terhadap sesama. Mahasiswa berhubungan langsung dengan berbagai komunitas dan mendapatkan pengetahuan yang belum pernah diperoleh selama pendidikan.

Kegiatan dilaksanakan di Stesen Penyelidikan Alami Kenyir (SPAK), Hulu Terengganu yang dikelola oleh IBTPL, di UMT dan berbagai komunitas di Terengganu. Mahasiswa berkunjung dan berinteraksi dengan berbagai komunitas diantaranya, komunitas panahan tradisional di Kampung Jenagor, pengusaha acar mentimun di Kampung Basong, dan Jungle School untuk suku Semaq Beri di Kampung Sungai Berua. Mahasiswa juga berinteraksi dengan anak-anak dan masyarakat desa Teratak Batu. Masyarakat Teratak Batu sedang merayakan peringatan bulan Muharam dengan membuat bubur tradisional khas Malaysia. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk memberikan edukasi pada anak-anak di desa Teratak Batu terkait tata cara hidup sehat. Edukasi disampaikan denagn cara yang interaktif dan menarik melaui media flyer dan games berhadiah.

Mahasiswa juga berkesempatan untuk mengikuti kegiatan bersih-bersih sampah pantai di Pulau Redang, berinteraksi dengan anak-anak TK dan panti asuhan, komunitas petani di bukit Kor Marang, komunitas pesisir Pantai Mengabang Telipot, komunitas di Mengabang Telong, berkunjung ke museum, dan pusat kerajinan tangan di Terengganu. Mahasiswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias dan sangat bersemangat. Sebelum mahasiswa kembali ke Indonesia, mahasiswa mengikuti kegiatan pemaparan hasil dan penutupan yang dihadiri oleh beberapa petinggi UMT.

Dengan adanya program ini, mahasiswa dapat memperluas wawasan global, memperoleh pengalaman berharga, dan diharapkan dapat menjadi agent of change di dalam kehidupan bermasyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mendukung pencapaian SDGs diantaranya meliputi kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, ekosistem lautan, dan ekosistem daratan.

Kegiatan ini ke depan diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan yang harmonis antara UNAIR, institusi dan komunitas di luar negeri.

The 4th “Discerning Surgery Through Seminar and Application” (4th DISSECTION)The 4th “Discerning Surgery Through Seminar and Application” (4th DISSECTION)

[The 4th DISSECTION: Open Registration]

The 4th “Discerning Surgery Through Seminar and Application” (4th DISSECTION) presents you our annual event to gain and enhance knowledge of the latest topics on surgery with this year’s theme:

“Enhancing Surgical Care: Insights and Strategies Practice for Improving Primary Care”

Presented by our top-notch surgeons sharing their expertise in the field!

Workshop and Symposia will be held on:
?️ November 4th – 5th, 2023
? ASEEC Universitas Airlangga & ASAD-C FK UNAIR

Get ready to register yourself before the LIMITED seats for EARLY BIRD offer runs out!

Register yourself now:
https://www.pld-unair.com/
https://www.pld-unair.com/
https://www.pld-unair.com/

Don’t miss this opportunity to dissect your curiosity and suture your thirst for knowledge!